Kediri,Wartapanjalu.com– Kontingen Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kabupaten Kediri mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Finswimming Jawa Timur 2026. Berlaga di Kolam Renang Veteran, Kabupaten Lumajang pada 8–10 Mei lalu, tim selam Kabupaten Kediri sukses menempati peringkat ke-12 dari total 27 kabupaten/kota se-Jawa Timur, dengan mengoleksi 14 medali sekaligus menjadi bukti nyata perkembangan pesat olahraga selam di daerah ini.
Raihan Medali & Klasemen Akhir
Berdasarkan hasil resmi yang dirilis panitia, Kabupaten Kediri meraih rincian medali: 3 emas, 7 perak, dan 4 perunggu. Capaian ini mengantar tim masuk jajaran 12 besar klasemen umum, di tengah persaingan ketat antar daerah pengirim atlet terbaik.
Di posisi puncak klasemen, juara umum diraih Kota Surabaya dengan dominasi mengesahkan: 34 emas, 40 perak, dan 33 perunggu. Posisi kedua ditempati Kota Kediri (21 emas, 17 perak, 15 perunggu), disusul Kabupaten Pasuruan di urutan ketiga (12 emas, 13 perak, 16 perunggu).
Ketua POSSI Kabupaten Kediri, Kuswanto, mengaku puas meski hasil ini belum sepenuhnya sesuai target awal. “Kejuaraan berlangsung tiga hari, dan kami berhasil finis di urutan ke-12 dengan 3 emas, 7 perak, 4 perunggu. Persaingan sangat ketat, jadi ini capaian yang patut dibanggakan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (12/5/2026).
Persiapan Matang & Cakupan Nomor Lomba
Sebanyak 21 atlet terbaik diterjunkan untuk mengikuti dua kategori utama perlombaan: Bifin dan Surface, yang keduanya mengandalkan kecepatan berenang dengan perlengkapan selam khusus. Dari jumlah tersebut, 8 atlet berhasil menyumbangkan medali dan mengharumkan nama daerah.
Persiapan dilakukan jauh-jauh hari, tepatnya satu bulan sebelum kejuaraan. Seluruh atlet menjalani latihan intensif, dibagi antara latihan terpusat di kolam renang standar 50 meter, serta latihan harian mandiri di daerah masing-masing.
“Selama satu bulan penuh kami fokuskan latihan untuk mengejar target medali. Semua atlet dan pelatih bekerja keras demi hasil maksimal,” jelas Kuswanto.
Meski sudah membawa pulang medali, ia mengakui target awal tim sebenarnya adalah masuk peringkat 5 besar. Namun kendala teknis yang dialami atlet di kelas atas membuat sasaran itu belum tercapai tahun ini.
Evaluasi & Target Masa Depan: Menuju Kejurnas dan Porprov 2027
Capaian ini menjadi tolok ukur penting bagi pembinaan ke depan. POSSI Kabupaten Kediri kini berbenah dan menyusun strategi baru untuk persiapan agenda besar berikutnya, yakni Kejuaraan Nasional (Kejurnas) akhir tahun 2026 serta persiapan matang menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Program latihan akan ditingkatkan, dengan sasaran jelas: menambah jumlah medali emas dan menaikkan peringkat klasemen di setiap kejuaraan. “Harapan kami, peningkatan prestasi berjalan bertahap. Target yang belum tercapai kali ini akan kami kejar lagi, supaya emas bertambah dan posisi kami makin naik,” tegas Kuswanto.
Apresiasi KONI: Potensi Besar untuk Porprov
Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras para atlet dan pelatih. Menurutnya, raihan medali ini menegaskan bahwa olahraga selam Kabupaten Kediri memiliki potensi besar dan mampu bersaing di tingkat provinsi.
Prestasi ini pun dinilai sebagai modal berharga dalam membangun kekuatan tim untuk menghadapi Porprov Jatim 2027 mendatang. “Terus semangat, rajin latihan, dan pertahankan prestasi ini demi kebanggaan Kabupaten Kediri,” pesan Hakim.(Nang)
