oleh

Vava Mario Yagalo Pamit dari Persik Kediri: Tutup 6 Musim Penuh Loyalitas di Super League 2025/2026

Kediri,Wartapanjalu.com–Musim Super League 2025/2026 akan menjadi panggung perpisahan Vava Mario Yagalo dengan jersey ungu Persik Kediri. Setelah 6 musim mengabdi, bek kelahiran Kediri itu dipastikan tidak akan lagi memperkuat Macan Putih musim depan.

Manajer Tim Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, menyampaikan rasa bangga sekaligus haru melepas salah satu putra daerah terbaiknya.

“Vava pertama kali datang dengan membawa banyak pengalaman, membantu Persik Kediri mengarungi banyak tantangan. Enam musim bukan waktu yang singkat, Persik Kediri bangga memiliki pemain seperti Vava,” ujar Kuncara, Sabtu 4 Juli 2026.

Putra Daerah yang Sempat Merantau Jauh
Vava Mario Yagalo bukanlah nama asing bagi publik Kediri. Lahir tahun 1993, ia mengawali kecintaannya pada sepak bola di tanah kelahirannya. Namun, jalan Vava muda justru membawanya merantau lebih dulu.

Ia sempat menimba ilmu di Uruguay bersama SAD Indonesia pada 2009-2012. Setelah itu, Vava berkeliling memperkuat sejumlah klub di Indonesia selama hampir satu dekade.

Baru pada 2020, takdir memulangkannya ke rumah. Vava resmi bergabung dengan Persik Kediri, tepat saat tim kebanggaan warga Kota Tahu itu promosi ke Liga 1 sebagai juara Liga 2.

Lewati Badai di Dua Musim Pertama
Kepulangan Vava ke Kediri tidak langsung mulus. Dua musim awalnya bersama Persik penuh tantangan. Tim masih beradaptasi di kasta tertinggi, sementara kompetisi juga diganggu pandemi.

Tapi Vava bertahan. Ia tidak pernah berhenti berjuang di lapangan, baik sebagai bek tengah maupun bek kanan. Total, Vava mencatatkan 70 penampilan dan 4 gol untuk Persik di semua kompetisi.

“Vava adalah pemain yang tidak pernah berhenti berjuang. Dia telah membuktikan dengan kerja keras, seorang pemain bisa bangkit dan memperlihatkan performa terbaik. Vava menjadi sosok yang memberi inspirasi, dan bagian penting dari perjalanan tim pada saat-saat sulit,” tegas Kuncara.

Gol Bersejarah Tanpa Selebrasi untuk Kanjuruhan
Tugas utama Vava memang menjaga pertahanan. Namun, beberapa golnya tetap membekas di hati Persikmania. Salah satu yang paling dikenang terjadi musim 2024/2025.

Pada 11 Mei 2025, Vava membuka keunggulan Persik saat membantai Arema FC 3-0. Uniknya, ia memilih tidak berselebrasi. Sikap itu diambil sebagai bentuk penghormatan untuk para korban Tragedi Kanjuruhan.

Momen tersebut menegaskan karakter Vava: bermain dengan hati, bukan sekadar profesionalitas.

Ucapan Perpisahan dari Persik Kediri
Manajemen Persik memastikan nama Vava Mario Yagalo akan selalu jadi bagian sejarah klub. Dedikasi dan komitmennya selama 6 musim dianggap tak tergantikan.

“Kami di Persik Kediri, dengan sepenuh hati mengucapkan terima kasih kepada Vava. Kerja keras, komitmen, dan dedikasi Vava selama di Persik Kediri akan selalu menjadi bagian dari sejarah Persik Kediri. Kami mendoakan yang terbaik untuk karir Vava ke depan,” tutup Kuncara.

Hingga kini belum ada informasi resmi ke mana Vava akan berlabuh setelah Super League 2025/2026 berakhir. Yang pasti, Persik Kediri kehilangan satu lagi putra daerah yang setia menjaga kehormatan jersey ungu.(Nang)