Pendampingan berbasis Pembelajaran Mendalam dorong satuan PAUD di Kota Kediri menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, nyaman, dan berpihak pada anak
Kediri,Wartapanjalu.com — Menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan ramah anak tidak cukup hanya dengan menyediakan ruang belajar yang nyaman. Lebih dari itu, satuan pendidikan perlu menghadirkan pengalaman belajar yang membuat anak merasa aman, dihargai, sekaligus memiliki ruang untuk tumbuh sesuai tahap perkembangannya.
Semangat tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kolaborasi Program Studi PG PAUD FKIP UNP Kediri bersama Dinas Pendidikan Kota Kediri, yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kota Kediri, Senin (31/8/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Pendampingan Implementasi Sekolah Sehat dan Ramah Anak Berbasis Pembelajaran Mendalam di Satuan PAUD Kota Kediri.”
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pembelajaran di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), khususnya dalam membangun satuan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian pembelajaran, tetapi juga memperhatikan kesehatan, kenyamanan, keamanan, serta kebutuhan anak.
Pembelajaran yang Berangkat dari Dunia Anak
Pada usia dini, proses belajar tidak bisa dilepaskan dari pengalaman anak sehari-hari. Karena itu, pendekatan pembelajaran mendalam menjadi penting untuk mendorong kegiatan belajar yang lebih bermakna, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik anak.
Melalui pendampingan ini, satuan PAUD didorong untuk melihat kembali praktik pembelajaran yang selama ini berjalan. Lingkungan sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat anak menerima pengetahuan, tetapi juga ruang bagi mereka untuk bereksplorasi, berinteraksi, bermain, dan membangun berbagai keterampilan.
Konsep sekolah sehat dan ramah anak pun ditempatkan sebagai satu kesatuan dengan proses pembelajaran. Artinya, kesehatan dan perlindungan anak tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari budaya sekolah.
Kolaborasi Kampus dan Pemerintah untuk PAUD Kota Kediri
Kehadiran akademisi dari PG PAUD FKIP UNP Kediri bersama Dinas Pendidikan Kota Kediri menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini.
Pendampingan diharapkan dapat memberikan penguatan kepada para pendidik dalam menerapkan pembelajaran yang lebih mendalam sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang semakin berpihak kepada anak.
Salah satu peserta kegiatan, Dyan Dwi Handayaningsih, Kepala TK Taman Indria Kediri, turut menjadi bagian dari kegiatan pendampingan tersebut.
Sementara dari unsur akademisi, Dr. Anik Lestariningrum, M.Pd., menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan PKM yang berfokus pada implementasi sekolah sehat dan ramah anak berbasis pembelajaran mendalam.
Bagi satuan PAUD, pendekatan semacam ini menjadi penting karena pendidikan anak usia dini pada dasarnya bukan hanya tentang seberapa banyak anak mampu mengenal angka, huruf, atau berbagai pengetahuan dasar.
Lebih jauh, pendidikan pada fase ini adalah tentang bagaimana anak merasa bahagia ketika belajar, mampu berinteraksi dengan lingkungan, memiliki rasa percaya diri, serta tumbuh dalam suasana yang aman dan penuh perhatian.
Dari Sekolah yang Nyaman Menuju Pembelajaran Bermakna
Implementasi sekolah sehat dan ramah anak diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai-nilai tersebut perlu hadir dalam keseharian sekolah, mulai dari interaksi guru dengan anak, pengelolaan lingkungan belajar, hingga cara pendidik merancang aktivitas pembelajaran.
Dengan demikian, sekolah sehat dan ramah anak bukan hanya terlihat dari fasilitas fisik, tetapi juga terasa dari suasana yang dibangun di dalamnya.
Kolaborasi UNP Kediri dan Dinas Pendidikan Kota Kediri melalui kegiatan PKM ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat ekosistem tersebut.
Sebab, ketika anak mendapatkan lingkungan belajar yang sehat, aman, nyaman, dan menyenangkan, proses pendidikan tidak hanya menghasilkan anak yang belajar, tetapi juga anak yang tumbuh dan berkembang secara utuh. (Sum/Her)
