oleh

Kodim Kediri Tanam 500 Pohon di Puncu, Jadi Langkah Antisipasi Karhutla dan Kemarau

Penghijauan di Desa Gadungan menyasar pohon keras dan buah, sekaligus mereboisasi vegetasi yang telah ditebang

Kediri,Wartapanjalu.com— Musim kemarau yang mulai memasuki penghujung tidak membuat upaya menjaga kelestarian lingkungan berhenti. Kodim 0809/Kediri justru terus mendorong penghijauan dengan menanam 500 pohon di Dusun Sumber Bahagia, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jumat (11/9/2026).

Penanaman ratusan pohon tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI. Selain memperkuat penghijauan, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif untuk menjaga lingkungan sekaligus mengantisipasi berbagai dampak musim kemarau dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Tetap Menanam Meski Kemarau Hampir Berlalu
Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah mengatakan, penghijauan tetap dilakukan meski musim kemarau saat ini sudah mendekati penghujung.
Menurutnya, penanaman pohon menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mencegah dampak yang lebih besar akibat kerusakan vegetasi.

“Hal ini juga dilakukan sebagai langkah preventif. Penghijauan tentunya dengan adanya kebakaran hutan ini kan kita sudah hampir melewati musim kemarau, jadi kita tetap melaksanakan penghijauan,” kata Dhavid.

Tanam Pohon Keras hingga Pohon Buah
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 500 pohon ditanam di kawasan Dusun Sumber Bahagia. Jenis tanaman yang dipilih antara lain pohon trembesi dan nangka.

Dhavid menjelaskan, penanaman tidak hanya berorientasi pada penghijauan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya reboisasi terhadap vegetasi yang sebelumnya telah ditebang.

“Intinya penanaman pohon keras dan pohon tua. Tentunya kita mereboisasi apa-apa yang sudah dipotong,” ujarnya.
Pemilihan lokasi penanaman juga dilakukan dengan mempertimbangkan manfaat jangka panjang bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.

“Lokasinya kita pilih yang memang bisa memberikan manfaat secara maksimal,” kata Dhavid.

Desa Gadungan Bukan Wilayah Rawan Karhutla
Sementara itu, Kepala Desa Gadungan Dari Purwanto mengatakan, persoalan yang lebih terasa ketika musim kemarau di wilayahnya adalah keterbatasan air.
Meski kondisi lahan cenderung kering, dia menyebut kebakaran lahan bukan persoalan yang selama ini kerap terjadi di Desa Gadungan.

“Kalau musim kemarau memang sulit air. Tetapi kalau masalah kebakaran, sepertinya tidak pernah terjadi, kecuali ada orang yang usil atau iseng,” kata Dari.

Menurutnya, penghijauan tetap penting dilakukan. Selain memperbaiki kondisi lingkungan, keberadaan pohon diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Perawatan Pohon Diserahkan kepada Koperasi
Agar pohon yang telah ditanam tidak berhenti sebatas seremoni, keberlanjutan perawatan tanaman nantinya akan diserahkan kepada Koperasi Rimba Jatirejo, baik Rimba Jatirejo Selatan maupun Utara.

“Penanaman pohon nanti akan saya serahkan kepada Koperasi Rimba Jatirejo, baik Rimba Jatirejo Selatan maupun Utara,” ujarnya.

Penanaman 500 pohon di Puncu ini menjadi salah satu rangkaian HUT ke-81 TNI. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya dilakukan ketika bencana datang, tetapi perlu dimulai sejak sekarang melalui langkah sederhana seperti menanam dan merawat pohon.(Sum/Her)