oleh

Sejumlah Siswa SDN Kampung Dalem 3-4 Dilarikan ke Puskesmas Usai Santap MBG, Diduga Alami Keracunan

Sembilan siswa mengalami pusing, mual hingga muntah. Tiga di antaranya dirujuk ke rumah sakit, sementara sampel makanan diamankan untuk pemeriksaan laboratorium

Kediri,Wartapanjalu.com— Sejumlah siswa SDN Kampung Dalem 3-4, Kota Kediri, mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (17/9/2026).

Sedikitnya sembilan siswa dilaporkan mengalami gejala seperti pusing, mual hingga muntah. Dari jumlah tersebut, beberapa siswa mendapat penanganan di Puskesmas Setono Pande, sementara tiga siswa disebut dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Petugas Tenaga Sanitasi Lingkungan Puskesmas Kota Utara, Endi, mengatakan pihaknya datang setelah menerima informasi dari Dinas Kesehatan Kota Kediri. Salah satu tugas yang dilakukan adalah mengamankan sampel makanan yang dikonsumsi para siswa.

“Ini tadi saya petugas dari puskesmas, dapat informasi dari Dinas Kesehatan. Saya mendapat tugas untuk mengamankan sampelnya,” ujar Endi saat ditemui di lokasi, Kamis (17/9/2026).

Menurut Endi, sampel makanan tersebut untuk sementara diamankan sebelum nantinya dikirim untuk pemeriksaan laboratorium. Sampel yang diamankan terdiri dari beberapa menu makanan yang dibagikan dalam program MBG.

“Yang saya amankan ada buah, ayam, sayur, edamame, sama nasi putih. Ada lima,” jelasnya.

Endi menambahkan, pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk mengetahui lebih lanjut kondisi makanan tersebut. Karena itu, pihaknya belum dapat memastikan penyebab keluhan yang dialami para siswa.

Sementara itu, guru kelas 6 SDN Kampung Dalem 3, Eni Sulistyawati, mengatakan jumlah siswa yang mengalami keluhan diperkirakan mencapai delapan hingga sembilan anak.

“Dari yang sembilan anak itu, delapan anak sama, yang satu cuma pusing saja,” kata Eni.

Keluhan yang dirasakan siswa antara lain perut terasa tidak nyaman, mual, hingga muntah. Para siswa diketahui menyantap makanan sekitar pukul 09.20 WIB.

Eni mengatakan, dari pengamatannya, terdapat makanan yang menurutnya memiliki aroma berbeda. Ia menyebut ayam dan buah menjadi makanan yang dicurigai oleh sejumlah pihak, namun sekolah belum dapat memastikan apakah makanan tersebut menjadi penyebab siswa mengalami keluhan.

“Kalau dari saya, tadi itu buahnya sama ayam. Ayamnya sudah agak berbau. Sama buahnya juga,” ujarnya.

Meski demikian, Eni menegaskan pihak sekolah masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut. Sebab, kondisi makanan yang diterima setiap siswa maupun jumlah makanan yang dikonsumsi bisa saja berbeda.

Adapun menu MBG yang dibagikan kepada siswa pada Kamis tersebut terdiri dari nasi putih, chicken katsu, edamame, sayur kari, dan melon.

Sementara itu, petugas kesehatan telah mengamankan sampel makanan untuk diperiksa di laboratorium. Hasil pemeriksaan nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi makanan sekaligus membantu memastikan penyebab keluhan kesehatan yang dialami para siswa.

Sementara Hendrik selaku Mitra SPPG Kaliombo yang melakukan droping MBG mengungkapkan pihaknya langsung melakukan pengecekan.

“Ini Kepala Sppi masih kordinasi di RS dengan korwil masih mas, nunggu arahan sperti apa nanti,”ungkapnya

Hingga berita ini ditulis, penanganan terhadap siswa yang mengalami keluhan masih dilakukan oleh petugas kesehatan. Kondisi siswa yang dirujuk ke rumah sakit juga masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak terkait.(Sum/Dhy/Her)