Khusnul Khotimah Diketahui Terakhir Meninggalkan Rumah pada Sabtu Sore, Polisi Kini Telusuri Keberadaan Sepeda Motornya
Kediri,WartaPanjalu.com – Identitas perempuan yang ditemukan meninggal dunia di sekitar pintu air aliran Sungai Brantas, kawasan Bendungan Gerak Waruturi, Desa Gampeng, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Selasa (22/9/2026) pagi, akhirnya terungkap.
Korban diketahui bernama Khusnul Khotimah, perempuan kelahiran Kediri, 20 Agustus 1997. Ia tercatat sebagai warga Dusun Klodran, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.
Polisi Pastikan Identitas Korban
Kapolsek Gampengrejo AKP Rudi Hartono membenarkan bahwa jenazah yang sebelumnya belum diketahui identitasnya tersebut merupakan Khusnul Khotimah.
Sebelumnya, saat pertama kali ditemukan, polisi masih menyebut korban sebagai Mrs. X karena tidak ditemukan identitas yang dapat langsung memastikan siapa dirinya.
“Untuk identitas korban sekarang sudah diketahui, yakni Khusnul Khotimah,” kata AKP Rudi saat dikonfirmasi.
Setelah identitas korban terungkap, polisi kemudian melakukan pendalaman dengan meminta keterangan dari pihak keluarga. Informasi dari keluarga menjadi bagian penting untuk menelusuri aktivitas korban sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Brantas.
Terakhir Meninggalkan Rumah Sabtu Sore
Dari keterangan keluarga, Khusnul diketahui terakhir meninggalkan rumah pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Saat itu, korban diketahui pergi menggunakan sepeda motor Honda Beat.
Namun, hingga kini keberadaan sepeda motor tersebut belum diketahui. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang masih ditelusuri polisi dalam rangkaian penyelidikan.
Ponsel Justru Tertinggal di Rumah
Selain motor yang belum ditemukan, polisi juga menemukan fakta lain dari hasil pendalaman awal.
Telepon seluler milik Khusnul ternyata masih berada di rumah. Ponsel tersebut kemudian diamankan petugas untuk membantu proses penyelidikan.
“HP korban ditemukan di rumah dan sudah diamankan. Saat ini diserahkan kepada Resmob untuk membantu proses penyelidikan,” jelas AKP Rudi.
Polisi Telusuri Aktivitas Korban
Saat ini polisi masih berupaya mengungkap rangkaian peristiwa sebelum Khusnul ditemukan meninggal dunia di sekitar pintu air Bendungan Gerak Waruturi.
Petugas juga menelusuri keberadaan sepeda motor Honda Beat milik korban serta menggali informasi mengenai aktivitas Khusnul sejak meninggalkan rumah pada Sabtu sore.
Penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui bagaimana korban bisa sampai berada di aliran Sungai Brantas hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa pagi.(Sum/Her)
