oleh

Pasar Bandar Ngalim Mulai Berbenah, Pedagang: Pembeli Kini Mau Datang Lagi

Perbaikan Akses Jalan Mulai Dirasakan Pedagang, Imam Wihdan Dorong Revitalisasi Total dan Ruang UMKM

Kediri,WartaPanjalu.com – Wajah Pasar Bandar Ngalim Kota Kediri perlahan mulai berubah. Akses masuk yang sebelumnya menjadi salah satu keluhan pedagang kini sudah jauh lebih baik setelah dilakukan perbaikan sarana dan prasarana.

Perubahan tersebut langsung dirasakan para pedagang. Mereka menilai kondisi pasar yang semakin nyaman mulai membuat pembeli kembali datang dan berbelanja.

Hal itu terungkap saat Anggota DPRD Kota Kediri, Imam Wihdan Zarkasyi, ST., MM., menggelar reses sekaligus menyerap aspirasi pedagang dan warga di Pasar Bandar Ngalim, Senin (5/10/2026).

Salah seorang pedagang ayam, Yudi, mengaku bersyukur dengan adanya perbaikan tersebut. Menurutnya, kondisi sarana dan prasarana pasar sebelumnya memang cukup memprihatinkan, terutama pada akses jalan masuk.

“Terima kasih kepada Pak Imam yang telah mendorong dan memberikan masukan kepada Perumda terkait Pasar Bandar Ngalim. Kemarin sarana prasarananya memang luar biasa rusak. Sekarang setidaknya sudah ada peningkatan, terutama untuk jalan masuk,” ujar Yudi.

Ia mengatakan, perbaikan akses tersebut bukan sekadar membuat pasar terlihat lebih baik. Dampaknya juga mulai terasa terhadap aktivitas perdagangan.

“Ini membuat pembeli mau berkunjung dan belanja lagi ke pedagang,” tambahnya.

Apresiasi juga disampaikan Yudi kepada Pemerintah Kota Kediri dan Perumda Pasar Joyoboyo yang dinilai cepat merespons kebutuhan perbaikan di lapangan.

Hal senada disampaikan Yanti, pedagang ikan segar. Ia mengaku senang melihat perbaikan pasar mulai terealisasi setelah sebelumnya menjadi aspirasi para pedagang.

“Terima kasih untuk Pak Lek Imam, Pemkot Kediri, dan Perumda Pasar karena sudah saling bersinergi hingga terealisasi perbaikan ini. Mayoritas pedagang senang,” kata Yanti.

Meski begitu, menurut Yanti, perbaikan yang ada saat ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini. Para pedagang masih berharap Pasar Bandar Ngalim mendapat revitalisasi secara lebih menyeluruh.

Selain perbaikan fisik pasar, pedagang juga mengusulkan adanya area khusus bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Ke depannya, kami berharap ada revitalisasi yang lebih maksimal atau revitalisasi total, serta disediakan area khusus untuk warung UMKM. Harapannya Pak Imam bisa terus mendorong instansi terkait,” tuturnya.

Imam Wihdan: Anggaran Jangan Berhenti di Atas

Mendengar aspirasi tersebut, Imam Wihdan menegaskan dirinya akan terus mengawal kebutuhan masyarakat, termasuk memastikan anggaran pemerintah benar-benar memberikan dampak yang dirasakan langsung warga.

Ketua Fraksi Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi A DPRD Kota Kediri itu menyebut perbaikan Pasar Bandar Ngalim merupakan tindak lanjut dari aspirasi yang diserapnya ketika reses pada Juni lalu.

Menurut Imam, salah satu tujuan utama reses adalah memastikan persoalan yang disampaikan masyarakat tidak berhenti sebatas catatan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan dan dukungan anggaran.

“Mumpung ada anggaran pemerintah, memang harus sampai dan ‘netes’ ke paling bawah, supaya masyarakat benar-benar merasakannya,” ungkap Imam.

Ia bersyukur aspirasi pedagang tersebut kemudian mendapat dukungan dari Pemkot Kediri dan Perumda Pasar Joyoboyo sehingga sejumlah perbaikan mulai terlihat.

“Alhamdulillah, dari hasil reses bulan Juni lalu di sini, pergerakan perbaikannya berjalan lewat dukungan Pemkot dan Perumda Pasar, sehingga kita semua bisa merasakan manfaatnya sekarang. Tempatnya sudah jauh lebih lumayan dan tertata,” lanjutnya.

Imam menegaskan, aspirasi pedagang terkait revitalisasi total maupun penyediaan ruang UMKM akan kembali dikawal. Ia berharap pembenahan Pasar Bandar Ngalim bisa dilakukan secara bertahap hingga pasar tersebut semakin nyaman bagi pedagang sekaligus menarik bagi pembeli.

Bagi pedagang, perbaikan akses jalan yang kini sudah terasa menjadi langkah awal yang cukup berarti. Namun, mereka berharap pembenahan tersebut terus berlanjut sehingga Pasar Bandar Ngalim tidak sekadar menjadi tempat berjualan, tetapi juga kembali menjadi salah satu pusat pergerakan ekonomi masyarakat Kota Kediri.(Sum/Her)