Musancab X serentak menjadi momentum konsolidasi menghadapi Pemilu mendatang. Sejumlah mantan pejabat dipercaya memimpin PAC, PPP Jatim optimistis kembali meraih kursi di Senayan.
Kediri,WartaPanjalu.com — DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kediri mulai memperkuat mesin partai hingga tingkat kecamatan. Melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) X yang digelar serentak, PPP merekrut sejumlah tokoh baru, termasuk mantan pejabat pemerintahan, purnawirawan TNI-Polri, hingga mantan kepala desa untuk masuk dalam struktur kepengurusan.
Kegiatan lima tahunan tersebut berlangsung di Pertiwi Homestay Syariah, Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Musancab diikuti jajaran DPC PPP Kabupaten Kediri dan seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Kediri.
Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Wilayah DPW PPP Jawa Timur, Moh. Zainul Arifin, SP, jajaran Majelis Syariah KH Najemudin dari Badar, Majelis Pakar H. Mohammad Khamim selaku pemilik Tri Jaya Motor, serta Majelis Pertimbangan H. Syamsudin Fatah.
Ketua DPC PPP Kabupaten Kediri, Setyo Budhi, mengatakan masuknya sejumlah tokoh baru menjadi tambahan kekuatan bagi partai untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Alhamdulillah, PPP Kabupaten Kediri sangat siap untuk ikut berkompetisi pada pemilu yang akan datang. Ada amunisi-amunisi baru yang bergabung menjadi bagian struktural PAC,” kata Setyo Budhi.
Sejumlah nama yang dipercaya mengisi posisi strategis di tingkat kecamatan di antaranya Hadi Mulyo, mantan Camat Puncu, yang kini menjabat Ketua PAC PPP Gurah. Kemudian Trikoyo, mantan Danramil Kepung, yang dipercaya memimpin PAC PPP Plemahan.
Selain itu, Adi Purnawirawan, mantan Wakapolsek Pare, dipercaya menjadi Ketua PAC PPP Wates. Setyo Budhi juga menyebut sejumlah mantan kepala desa di Kabupaten Kediri turut bergabung dalam struktur partai.
Menurutnya, keterlibatan tokoh-tokoh yang memiliki pengalaman di bidang pemerintahan dan kemasyarakatan diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi serta memperluas jangkauan PPP di tengah masyarakat.
Rangkaian Musancab X diawali konvoi ratusan kader PPP yang melintasi kawasan Pare menuju lokasi kegiatan. Setelah registrasi, para peserta menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen menjalankan tugas dan tanggung jawab kepengurusan.

Agenda kemudian dibuka oleh Sekretaris DPW PPP Jawa Timur, Moh. Zainul Arifin, dilanjutkan pidato politik dari Majelis Syariah DPC PPP Kabupaten Kediri, KH Najemudin.
Dalam pidatonya, KH Najemudin menekankan bahwa keberadaan PPP harus benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya menjelang pemilihan umum.
Ia mengingatkan seluruh kader agar konsisten hadir di tengah masyarakat, menyapa warga, mendengarkan persoalan, serta memberikan bantuan sesuai kemampuan.
“Jangan waktu mendekati pemilu saja PPP hadir di tengah masyarakat. PPP harus hadir setiap waktu dan setiap saat untuk menyapa serta membantu masyarakat, agar masyarakat merasa membutuhkan PPP, bukan sebaliknya,” pesannya.
Sementara itu, Moh. Zainul Arifin menyampaikan optimisme terhadap peluang PPP untuk kembali memperoleh kursi di DPR RI pada pemilu mendatang. Ia meminta seluruh kader bangga menjadi bagian dari partai dan bekerja serius memperkuat organisasi.
“Saya haqqul yakin pada pemilu mendatang PPP pasti dapat kursi atau kembali ke Senayan,” ujarnya.
Zainul juga mendorong DPC dan seluruh PAC PPP Kabupaten Kediri menyusun analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) sebagai dasar merumuskan strategi politik yang terukur dan komprehensif.
Menurutnya, pemetaan kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan diperlukan agar langkah pemenangan tidak hanya bertumpu pada semangat kader, tetapi juga didukung perencanaan yang matang.
Melalui Musancab X, PPP Kabupaten Kediri berharap konsolidasi hingga tingkat kecamatan semakin solid, keterlibatan tokoh masyarakat semakin luas, dan kesiapan menghadapi pemilu mendatang semakin kuat.(Sum/Dy/Her)











Komentar