oleh

Coach Alfiat: Sang Spesialis Juara Ditunjuk Jadi Nahkoda Baru Tim Porprov Kota Kediri 2027

Kediri,Wartapanjalu.com– PSSI Kota Kediri secara resmi menunjuk Alfiat sebagai pelatih kepala untuk menahkodai tim sepak bola yang akan diterjunkan pada ajang Porprov Jatim X 2027 di Surabaya. Penunjukan pelatih sarat pengalaman ini menjadi sinyal kuat ambisi besar Kota Kediri untuk merebut takhta juara di ajang olahraga bergengsi dua tahunan tersebut.

Rekam jejak Alfiat di dunia kulit bundar tanah air memang terbilang mentereng. Ia merupakan sosok kunci yang membawa Persik Kediri menjuarai Liga 3 Indonesia tahun 2018. Selain itu, ia pernah menjabat sebagai asisten pelatih Persik di Liga 2 dan Liga 1, serta memiliki pengalaman melatih klub besar seperti Persijap Jepara dan Persiku Kudus.

“Dengan segudang pengalaman yang dimiliki oleh Coach Alfiat, kami berharap tim sepak bola Kota Kediri dapat terbentuk dengan solid dan mampu berbicara banyak di gelaran Porprov Jatim mendatang,” ujar Ketua PSSI Kota Kediri, Tomi Ari Wibowo, Rabu (6/5/2026).

Curi Start Pembentukan Tim: Seleksi Terbuka 10 Mei 2026

Seiring dengan penunjukan pelatih baru, PSSI Kota Kediri langsung mengambil langkah cepat dengan membuka seleksi pemain lebih awal. Langkah ini diambil agar masa persiapan tim jauh lebih matang dibandingkan edisi sebelumnya.

Sesuai jadwal, seleksi kerangka tim Porprov akan dimulai pada Minggu, 10 Mei 2026, bertempat di Lapangan Ngronggo, Kota Kediri, mulai pukul 07.30 WIB.

“Kami mencari pemain-pemain terbaik yang berdomisili di Kota Kediri dengan tahun kelahiran 2007-2009. Seleksi ini dilakukan secara terbuka dan dipastikan gratis atau tidak dipungut biaya sepeser pun,” tegas Tomi.

Misi Memutus Tren Semifinal dan Target Final

Persiapan panjang ini dilakukan demi menjawab kegagalan tim di dua edisi terakhir yang selalu terhenti di fase empat besar. PSSI Kota Kediri mematok target tinggi agar tahun 2027 menjadi momentum kebangkitan sepak bola mereka.

Sebagai catatan, pada Porprov Jatim 2023, Kota Kediri berhasil membawa pulang medali perunggu. Namun, pada edisi Porprov Jatim 2025, performa tim sedikit menurun setelah harus mengakui keunggulan tim Jember dalam perebutan posisi ketiga.

“Target kita kali ini adalah masuk babak final. Dua kali penyelenggaraan sebelumnya kita selalu tertahan di semifinal. Dengan persiapan lebih dini, kita ingin hasil yang lebih prestisius,” tambahnya.

Wadah Pengembangan Karier dan Mentalitas Juara

Selain mengejar medali, program seleksi ini diharapkan menjadi jembatan bagi talenta muda Kediri untuk meniti karier profesional. Tomi menekankan bahwa bergabung dengan tim Porprov akan memberikan dampak besar bagi perkembangan teknik dan mental bertanding pemain.

“Kami memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi pemain muda. Selain meningkatkan pemahaman taktik selama latihan, event besar seperti Porprov adalah tempat terbaik untuk membentuk mentalitas juara bagi para pemain masa depan Kota Kediri,” pungkasnya.(Nang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *