oleh

Jaring Aspirasi Usai Salat Jumat di Kediri: Warga dan Pemerintah Duduk Bersama Bahas Kebutuhan Nyata

Kediri ,Wartapanjalu.com–Suasana Masjid Darun Najah, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Jumat siang terasa berbeda. Usai menunaikan Salat Jumat, ratusan jamaah tidak langsung beranjak pulang. Mereka memilih bertahan untuk mengikuti kegiatan jaring aspirasi yang digelar Pemkot Kediri melalui Program Merata.

Kegiatan ini dihadiri langsung Camat Mojoroto Abdul Rahman, S.H., M.Si., Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi Partai Golkar Imam Zarkasyi, ST.MM., Kapolsek Mojoroto, Danramil Mojoroto, serta para lurah se-Kecamatan Mojoroto. Dialog berlangsung hangat dan guyub, warga bebas menyampaikan unek-unek mulai dari layanan publik hingga pembangunan lingkungan.

Warga Antusias Sampaikan Usulan Langsung
Dalam forum yang digelar ba’da Jumat itu, jamaah bergantian menyampaikan beragam aspirasi. Mulai dari pengurusan administrasi kependudukan, bantuan sosial, pendidikan, hingga perbaikan infrastruktur lingkungan. Semua masukan langsung ditanggapi di tempat oleh camat maupun anggota dewan yang hadir.

Salah satu jamaah mengaku senang karena bisa menyampaikan keluhan tanpa birokrasi berbelit. “Biasanya bingung mau usul ke mana. Kalau begini enak, langsung didengar Pak Camat dan Pak Dewan,” ujarnya.

Program Merata: Layanan Gratis, Jemput Bola ke Masjid
Camat Mojoroto Abdul Rahman menegaskan, Program Merata adalah komitmen Pemkot Kediri untuk mendekatkan pelayanan ke masyarakat. Lewat program ini, warga bisa mengurus KTP, Kartu Keluarga, surat waris, dan dokumen lain secara gratis.

“Setiap Jumat kami anjarsana dari masjid ke masjid. Selain salat berjamaah, kita lanjutkan menampung aspirasi. Mungkin ada usulan yang tidak masuk Musrenbang atau Jaga Mustika, bisa disampaikan langsung. Nanti kami teruskan ke OPD terkait agar cepat ditanggapi,” jelas Abdul Rahman.

Ia menambahkan, kolaborasi antara dewan Dapil Mojoroto dan lurah se-Kecamatan Mojoroto membuat program ini makin solid. Tujuannya satu: memastikan tidak ada persoalan warga yang tercecer.

DPRD: Aspirasi Warga Jadi Kunci Anggaran Tepat Sasaran
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Kediri, Imam Wihdan Zarkasyi, ST.MM., mengapresiasi antusiasme warga. Menurutnya, forum seperti ini jadi kunci kolaborasi eksekutif dan legislatif.

“Kelihatan sekali masyarakat antusias. Ini penting, karena kadang ada hal yang belum masuk perencanaan formal. Lewat jaring aspirasi, kita bisa eksekusi langsung atau siapkan untuk perubahan anggaran APBD Kota Kediri,” ungkap Imam Zarkasyi.

Ia menegaskan, setiap aspirasi warga bukan sekadar didengar, tapi akan diperjuangkan agar masuk ke kebijakan dan program pembangunan. “Fondasi pembangunan daerah ya dari suara masyarakat,” tegasnya.

Dialog Guyub, Bukti Kolaborasi Nyata
Tingginya partisipasi membuat dialog berjalan penuh semangat kebersamaan. Tidak ada sekat antara warga, pemerintah, dan legislatif. Semua duduk lesehan, berdiskusi soal kebutuhan riil di lapangan.

Melalui Program Merata, Pemkot Kediri berharap hubungan warga dan pemangku kebijakan makin erat. Persoalan di masyarakat pun bisa ditangani lebih cepat, tepat, dan solutif.(Nang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *