oleh

Sumur Warga Mulai Mengering, 20 Ribu Santri Lirboyo Turun Berdoa Minta Hujan

Kemarau panjang mulai memicu krisis air di Kediri. Ribuan santri bersama Wali Kota Vinanda dan Forkopimda menggelar salat Istisqa di Lirboyo.

Kediri,WartaPanjalu.com – Kemarau panjang mulai membuat warga Kediri kesulitan mendapatkan air. Debit sumur pompa menyusut drastis, bahkan sejumlah sumur harus diperdalam agar tetap bisa mengeluarkan air. Di tengah kondisi tersebut, sekitar 20.000 santri putra Pondok Pesantren Lirboyo turun bersama-sama memanjatkan doa meminta hujan, Jumat (6/11/2026).

Ribuan santri tersebut menggelar salat Istisqa berjemaah di halaman depan Gedung Yayasan Ponpes Lirboyo sekitar pukul 13.30 WIB. Mereka bergabung dengan jajaran Forkopimda Kota Kediri, termasuk Wali Kota Vinanda Prameswati dan Wakil Wali Kota KH Qowimuddin Thoha (Gus Qowim).

Salat meminta hujan itu dipimpin langsung pengasuh Ponpes Lirboyo, KH Abdullah Kafabihi Mahrus, sebagai imam sekaligus khatib.

Juru Bicara Ponpes Lirboyo, HM Abdul Mu’id Shohib atau Gus Mu’id, mengungkapkan, kemarau berkepanjangan menjadi alasan utama digelarnya salat Istisqa. Dampaknya mulai dirasakan masyarakat hingga lingkungan pesantren.

“Curah hujan belum turun secara merata. Dampaknya, sumur pompa warga maupun pondok banyak yang menyusut drastis hingga harus digali lebih dalam,” ungkap Gus Mu’id.

Menurutnya, salat Istisqa menjadi ikhtiar bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun dan membawa keberkahan bagi masyarakat.

Dalam khutbahnya, KH Abdullah Kafabihi Mahrus mengingatkan jemaah agar memperbanyak istigfar, bertaubat, dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Pesan tersebut merujuk pada Al-Qur’an Surat Nuh ayat 10–12, yang menjelaskan bahwa memohon ampunan kepada Allah menjadi salah satu jalan turunnya hujan dan limpahan rahmat-Nya.

Ribuan santri mengikuti salat dua rakaat, khutbah, hingga doa bersama dengan khusyuk. Melalui ikhtiar spiritual tersebut, Ponpes Lirboyo berharap kemarau segera berakhir, sumber air kembali terisi, dan masyarakat Kediri terbebas dari ancaman kekurangan air bersih.(Sum/Her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed