oleh

Ketua Fraksi Golkar Kota Kediri dan Tiga Pilar Perkuat Sinergi Bangun Kediri Lebih Mapan

Kediri,WartaPanjalu.com– Berbagai Momentum positif di tengah tengah masyarakat dalam masa reses dimanfaatkan Ketua Fraksi Partai Berlambang Beringin yang juga Anggota DPRD Kota Kediri periode 2024–2029 dari Partai Golongan Karya (Golkar), Imam Wihdan Zarkasyi, S.T., M.M., dengan turun langsung menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan Salat Jumat berjamaah di Masjid Al Alawi, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jumat (6/2/2026)

Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Hadir dalam kesempatan itu unsur tiga pilar, perangkat kecamatan, tokoh agama, serta pengurus masjid, di antaranya Miftahudin selaku ta’mir Masjid Al Alawi dan KH Agus Husen sebagai kyai Masjid Al Alawi. Kehadiran jajaran pemerintah TNI dan Polri bersama masyarakat menjadi simbol penguatan sinergi pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Imam Wihdan Zarkasyi menegaskan bahwa masa reses merupakan kewajiban anggota legislatif untuk hadir di tengah masyarakat guna menyerap berbagai kebutuhan riil warga.

“Masa reses adalah waktu bagi kami untuk turun langsung ke daerah pemilihan. Kami ingin memastikan bahwa aspirasi masyarakat benar-benar terserap dan bisa diperjuangkan melalui mekanisme pembangunan daerah,” tegasnya.

Ia menjelaskan, berbagai kebutuhan masyarakat yang belum terakomodasi melalui program kelurahan maupun kecamatan berpeluang diperjuangkan melalui pokok pikiran (pokir) DPRD. Menurutnya, pembangunan yang tepat sasaran harus lahir dari aspirasi masyarakat sendiri.

“Yang paling memahami kebutuhan lingkungan adalah masyarakat. Jika ada program yang belum terakomodasi, kami siap membantu melalui pokok pikiran DPRD agar bisa direalisasikan,” ujarnya.

Selain infrastruktur dan pelayanan publik, Imam juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap generasi muda. Ia menilai, keterbatasan ruang aktivitas positif bagi pemuda berpotensi menimbulkan berbagai persoalan sosial.
“Kita ingin pemuda memiliki ruang berkegiatan yang positif, seperti melalui remaja masjid dan kegiatan kepemudaan lainnya. Jika difasilitasi dengan baik, mereka bisa menjadi generasi produktif dan berkontribusi bagi pembangunan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Mojoroto Abdurrahman, S.H., M.Si., menilai kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun Kota Kediri yang lebih solid.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak berjarak dengan masyarakat. Aspirasi warga akan diproses secara berjenjang mulai dari kelurahan, kecamatan, hingga tingkat kota, dan akan terus dikawal bersama,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya ketepatan program pembangunan di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, setiap perencanaan harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Dengan keterbatasan anggaran, kita harus semakin cermat menentukan program prioritas. Yang terpenting adalah program tersebut benar-benar berdampak dan dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan reses yang dikemas dalam suasana religius dan kebersamaan tersebut, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antara pemerintah dan masyarakat. Sinergi tersebut menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Kota Kediri yang semakin maju, guyub, rukun, dan mapan.(Im)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *