oleh

Kediri Akuatik 2026: Geliat Pasar Ikan Hias Gumul Jadi Pusat Perayaan Hari Jadi Kabupaten ke-1222

Kediri,Wartapanjalu.com – Semarak perayaan Hari Jadi Kabupaten Kediri yang ke-1222 tahun ini terasa berbeda dengan digelarnya event bergengsi “Kediri Akuatik” untuk keempat kalinya. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang bertempat di Convention Hall, tahun 2026 Dinas Perikanan Kabupaten Kediri sengaja memindahkan lokasi acara ke Pasar Ikan Hias Gumul. Langkah strategis ini diambil untuk menggaungkan potensi wisata perikanan lokal sekaligus mendongkrak ekonomi para pembudidaya ikan hias di sentra tersebut.

Dr. Hewan Enisa Novia Amalia, Kepala Bidang Usaha Perikanan Kabupaten Kediri, menuturkan bahwa pemindahan lokasi ini merupakan upaya konkret untuk memperkenalkan Pasar Ikan Hias Gumul kepada masyarakat luas. “Kami berharap agar pasar ikan hias Gumul ini lebih dikenal lagi oleh masyarakat. Dengan mendatangkan anak-anak beserta orang tuanya ke sini, kami berharap bisa mendatangkan income tambahan bagi pembudidaya yang ada di pasar ini,” ujarnya saat ditemui di lokasi kegiatan, Sabtu (25/4/2026)

Antusiasme Peserta Lomba Kreatif Anak

Hari pertama kegiatan, Sabtu (25/4), diisi dengan berbagai lomba kreatif yang menyasar generasi muda. Pada sesi pagi, dilaksanakan lomba mewarnai untuk tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan Bimbingan Belajar (TKB) dengan tema “Aquarium Impian”. Meskipun kuota pendaftaran ditutup pada angka 100 peserta, antusiasme terlihat nyata dengan kehadiran 85 peserta yang datang langsung dari berbagai daerah, termasuk Surabaya, Nganjuk, Kota Kediri, hingga Kabupaten Kediri.

Menjelang siang, tepatnya pukul 11.00 WIB, suasana semakin meriah dengan dimulainya lomba menggambar untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Lomba ini mengusung tema lingkungan pasar ikan. Data panitia mencatat partisipasi yang sangat tinggi, yakni 97 peserta untuk kategori SD dan 98 peserta untuk kategori SMP. Para pemenang akan ditentukan melalui seleksi juara 1, 2, 3, serta tiga juara harapan untuk masing-masing kategori.

Selain lomba gambar dan mewarnai, rangkaian acara juga mencakup lomba foto yang masih berlangsung hingga hari ini dengan 50 peserta terakhir yang terdaftar, serta lomba video yang telah selesai dilaksanakan sehari sebelumnya. Rangkaian pembukaan diawali dengan senam ikan bersama yang diikuti oleh seluruh peserta dan pengunjung.

Puncak Acara: Kontes Ikan Hias dan Restocking Ikan Lokal

Puncak kemeriahan Kediri Akuatik dijadwalkan berlangsung pada Minggu (26/4/2026). Agenda utama hari kedua adalah penyelenggaraan kontes ikan hias nasional yang mempertandingkan kategori Ikan Molly dan Ikan Cupang (Betta). Kontes ini menjadi wadah bagi komunitas ikan hias di Kediri untuk berkreasi, terutama seiring dengan baru terbentuknya Asosiasi Molly Club yang didorong oleh dinas terkait untuk meningkatkan kualitas budidaya.

“Potenzi ikan hias kita cukup besar. Di Ngadiluwih dan Plosoklaten saja sudah menjadi sentra, namun kami ingin memicu peternak, khususnya peternak molly, untuk lebih kreatif lagi,” tambah Dr. Hewan Enisa. Selain Molly dan Cupang, pameran ini juga menampilkan beragam jenis ikan hias populer lainnya seperti Koi, Tetra, dan berbagai varietas unik lainnya.

 

Dalam rangka pelestarian ekosistem perairan, kegiatan esok hari juga akan diisi dengan aksi restocking atau penebaran 30.000 benih ikan Tawes lokal. Pelepasan liar ini akan dilaksanakan di area perairan Sungai Simpang Limakumul, sebuah langkah nyata untuk menjaga keberlanjutan sumber daya alam di Kabupaten Kediri.

Edukasi dan Penguatan UMKM Perikanan

Kediri Akuatik 2026 tidak hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan juga pusat edukasi dan promosi UMKM. Terdapat dua stand edukasi perikanan yang dikelola oleh WWI (World Wildlife Fund Indonesia) dan PSDKU (Program Studi Daerah Kawasan Unggulan) Universitas Dharmaraja (UD) Persas Rawicaya. Stand ini memberikan informasi penting mengenai konservasi dan teknik budidaya berkelanjutan.

Event ini juga menjadi etalase bagi produk olahan perikanan dan UMKM lainnya yang ada di sekitar Pasar Ikan Hias Gumul. Melalui integrasi antara wisata, edukasi, dan ekonomi kreatif, Pemerintah Kabupaten Kediri optimis event ini dapat menjadikan Gumul sebagai destinasi wisata perikanan unggulan di Jawa Timur, sekaligus merayakan hari jadi kabupaten dengan cara yang inovatif dan memberdayakan masyarakat lokal.(Nang/Her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *