oleh

Amukan Si Jago Merah di Kediri: Lahan Tebu Siap Panen Jadi Arang, Rumah Kosong Hangus Dilalap Api

Kediri,Wartapanjalu.com– Senin, 13 Juli 2026 menjadi hari sibuk bagi Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri. Dua insiden kebakaran besar terjadi dalam waktu hampir bersamaan di dua kecamatan berbeda, yakni Tarokan dan Kras. Total kerugian ditaksir mencapai Rp1,03 miliar. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kedua peristiwa tersebut.


Lahan Tebu 8 Hektare di Tarokan Ludes Terbakar
Insiden pertama terjadi di Dusun Gebangkerep Kulon, Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan. Api melalap lahan tebu seluas ±8 hektare milik H. Ibrahim dan Yuli Harianto.

Kronologi Kejadian
Kebakaran dilaporkan warga bernama Gufron pada pukul 09.20 WIB. Tim Damkar Pos Grogol langsung bergerak cepat. Berangkat pukul 09.23 WIB, petugas tiba di lokasi hanya dalam 5 menit.

Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sisa daun tebu kering atau daduk oleh warga. Cuaca panas terik ditambah angin kencang membuat api dengan cepat merembet ke lahan tebu yang belum dipanen.

Upaya Pemadaman
Sebanyak 7 personel dikerahkan dengan 2 unit armada: truk pemadam 5.000 liter AG 8156 EP dan 4.000 liter B 9374 LQ. Karena sebagian area sulit dijangkau kendaraan, petugas melakukan penggepyokan dan penyekatan manual.

Setelah berjibaku hampir 4 jam, api berhasil dipadamkan total pada pukul 13.05 WIB sesuai SOP. Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp780 juta.

Gudang Rumah di Kras Terbakar Saat Kosong, Kerugian Rp250 Juta
Belum selesai penanganan di Tarokan, laporan kebakaran lain masuk dari Kecamatan Kras. Kali ini, gudang rumah milik Bpk. Sutoyo di Dusun Jambean, Desa Jambean, RT 05 RW 01 terbakar.

Kronologi Kejadian
Api pertama kali diketahui oleh tetangga korban sekitar pukul 08.52 WIB. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong. Gudang yang berisi barang mudah terbakar seperti kasur, ban, dan sparepart kendaraan membuat api cepat membesar.

Tim Damkar Pos Ngadiluwih menerima laporan dari Sdr. Rizki dan langsung meluncur pukul 08.55 WIB. Tiba di lokasi pukul 09.01 WIB, 9 personel berjibaku dengan 1 unit armada 2.500 liter.

Hasil Penanganan
Api berhasil dijinakkan pada pukul 10.41 WIB. Meski kerugian ditaksir Rp250 juta, petugas berhasil menyelamatkan aset senilai Rp50 juta. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Imbauan Kasatpol PP: Waspada Musim Kemarau
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat musim kemarau.

“Cuaca panas dan angin kencang sangat mudah memicu api membesar. Kami minta warga tidak sembarangan membakar sampah atau sisa panen, terutama di dekat lahan kering. Jika melihat titik api, segera laporkan ke Damkar 113 atau pos terdekat,” tegas Kaleb.(Nang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed