Kediri,Wartapanjalu.com– Musibah kebakaran melanda sebuah usaha peternakan milik warga di Dusun Joho, Desa Joho, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri pada Selasa (14/7/2026) pagi. Kobaran api yang diduga dipicu oleh korsleting listrik tersebut menghanguskan bangunan kandang ayam milik Harianto, dengan taksiran kerugian materiil mencapai ratusan juta rupiah.
Beruntung, respons cepat dari Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri berhasil melokalisasi api sebelum merembet lebih luas ke pemukiman warga sekitar.
Kronologi Kejadian: Berawal dari Suara Gemuruh di Area Blower
Peristiwa menegangkan ini terjadi sekitar pukul 06.17 WIB. Saat itu, aktivitas pagi hari di rumah Harianto berjalan seperti biasa. Namun, ketika pemilik rumah sedang sibuk memasak di dapur, ketenangannya mendadak terusik oleh suara gemuruh yang cukup keras dari arah kandang ayam.
Curiga dengan suara asing tersebut, Harianto bergegas melakukan pengecekan. Betapa terkejutnya ia saat mendapati kobaran api sudah membesar dan menjalar di area blower (kipas penyedot udara) kandang ayam.
Diduga kuat, percikan api pertama kali muncul akibat adanya korsleting atau hubungan arus pendek listrik pada instalasi kabel di area blower tersebut. Mengingat material kandang yang kering dan mudah terbakar, api dengan sangat cepat melahap struktur bangunan.
Respons Cepat Petugas Damkar Pos Ngadiluwih
Menyadari situasi yang kian darurat, salah seorang warga bernama Rizal langsung berinisiatif menghubungi pos pemadam kebakaran terdekat pada pukul 06.17 WIB.
Mendapat laporan tersebut, Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, segera menginstruksikan Bidang Pencegahan Kebakaran untuk meluncur ke lokasi.
”Tim Damkar Kabupaten Kediri dari Pos Ngadiluwih langsung bergerak cepat. Armada berangkat pukul 06.19 WIB dan berhasil tiba di lokasi kejadian pada pukul 06.26 WIB, hanya berselang sembilan menit setelah laporan diterima,” ujar Kaleb dalam keterangan resminya, Selasa (14/7).
Satu unit armada pemadam berkapasitas 2.500 liter dari Pos Ngadiluwih dikerahkan ke lokasi dengan diperkuat oleh 4 personel terlatih. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung melakukan lokalisasi area agar api tidak merembet ke bangunan lain, disusul dengan proses pemadaman dan pembasahan secara intensif.
Kerugian Ratusan Juta Rupiah, Korban Jiwa Nihil
Kerja keras petugas damkar bersama warga sekitar akhirnya membuahkan hasil. Api berhasil dijinakkan sepenuhnya sekitar pukul 07.45 WIB sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) penyelamatan.
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini, kerugian materiil yang diderita pemilik kandang terbilang cukup besar.
Kerugian Materiil: Ditaksir mencapai Rp400.000.000 (Empat Ratus Juta Rupiah), mengingat kerusakan parah pada bangunan kandang beserta fasilitas blower di dalamnya.
Aset Terselamatkan: Petugas berhasil mengamankan aset senilai kurang lebih Rp10.000.000.
Korban Jiwa/Luka: Nihil (baik luka ringan, luka berat, maupun korban meninggal dunia).
Atas kejadian ini, pihak Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri kembali mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha peternakan, untuk selalu mengecek kelaikan instalasi listrik secara berkala guna mengantisipasi bahaya kebakaran akibat korsleting.(Nang)











Komentar