oleh

Rentetan Kebakaran di Kediri, Gudang Rosok, Rumah dan Lahan Tebu Ludes Terbakar dalam 2 Hari

Kediri,Wartapanjalu.com–Kabupaten Kediri dilanda rentetan kebakaran dalam dua hari terakhir. Tiga lokasi berbeda terbakar pada 19 dan 20 Juli 2026, mulai dari lahan tebu, rumah warga, hingga gudang rosok. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam semua kejadian tersebut.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono membenarkan rentetan kejadian tersebut. Ia menyebut mayoritas kebakaran dipicu kelalaian pembakaran sampah dan tungku yang ditinggalkan.

“Semua api berhasil dipadamkan sesuai SOP. Tidak ada korban luka maupun meninggal dunia,” tegas Kaleb.
1. Gudang Rosok di Wates Terbakar Dini Hari
Kejadian terbaru terjadi Senin dini hari, 20 Juli 2026 pukul 04.13 WIB. Gudang rosok milik Bpk. Khoiri di RT 027 RW 006, Dusun Jaten, Desa Pagu, Kecamatan Wates ludes terbakar.

Api diduga berasal dari sisa pembakaran sampah di dekat gudang yang merembet ke tumpukan rosok plastik. Karena materialnya plastik bekas, api dengan cepat membesar.

Laporan diterima dari Ibu Linda pukul 03.54 WIB. Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih berangkat pukul 03.56 WIB dan tiba di lokasi pukul 04.12 WIB.

Pemadaman cukup besar. Diterjunkan 1 unit armada Pos Ngadiluwih 2.500 liter, 2 unit armada Pos Pare 5.000 liter, dan 1 unit bantuan dari Damkar Kota Kediri dengan total 14 personel. Api baru padam total pukul 07.00 WIB.

Kerugian ditaksir Rp 10 juta, sementara rosok senilai Rp 20 juta yang belum terbakar berhasil diselamatkan.

2. Lupa Matikan Tungku, Rumah di Ngasem Terbakar
Sehari sebelumnya, Minggu 19 Juli 2026 pukul 17.31 WIB, rumah milik Bapak Roib Fahrurozi di RT 08 RW 02 Dusun Joho, Desa Sumberejo, Kecamatan Ngasem terbakar.

Kronologinya, pemilik rumah sedang memasak air menggunakan tungku kayu. Ia lupa mematikan api dan ditinggal pergi ke rumah orang tuanya. Api kemudian menyambar tumpukan kayu dan barang mudah terbakar di sekitar tungku. Luas yang terbakar sekitar 6×12 meter persegi.

Tim Damkar Pos Grogol yang menerima laporan dari Sdr. Marsum pukul 17.10 WIB langsung menuju lokasi dan tiba pukul 17.30 WIB. Pemadaman menggunakan 1 unit armada Pos Grogol AG 8156 EP 5.000 liter dengan 5 personel dibantu Damkar Kota Kediri.

Kerugian mencapai Rp 20 juta, dengan nilai terselamatkan Rp 150 juta.

3. Lahan Tebu 700 Meter di Doko Ikut Terbakar
Masih di hari yang sama, Minggu 19 Juli 2026 pukul 14.32 WIB, lahan tebu milik Ibu Diah di RT 19 RW 04 Dusun Sumber, Desa Doko, Kecamatan Ngasem terbakar.

Api diduga dari aktivitas pembakaran sampah di dekat lahan. Cuaca panas dan angin kencang membuat api cepat merembet ke area tebu seluas 700 meter persegi.

Laporan dari Sdr. Amin Wicaksono pukul 14.06 WIB langsung direspons Pos Grogol. Dengan 1 unit armada 5.000 liter dan 5 personel, api berhasil dipadamkan pukul 15.40 WIB.

Kerugian ditaksir Rp 8 juta, dengan lahan senilai Rp 50 juta berhasil diselamatkan.

Kaleb mengimbau warga untuk lebih waspada di musim kemarau.

“Kami imbau warga tidak membakar sampah sembarangan, apalagi di dekat bahan mudah terbakar. Pastikan juga tungku dan kompor benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah,” pungkasnya.(Nang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed