oleh

Diduga Tersulut Perselisihan Saluran Air dan Tuduhan Santet, Pria di Semen Kediri Bacok Dua Perempuan

Kediri,Wartapanjalu.com– Perselisihan antar warga di Dusun Nglangu, Desa Puhsarang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, berujung aksi pembacokan yang mengakibatkan dua perempuan mengalami luka serius. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Korban dalam kejadian tersebut adalah Sus (45) dan putrinya Nu (17), warga Dusun Nglangu, Desa Puhsarang. Keduanya harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri setelah mengalami luka bacok akibat serangan menggunakan sebilah sabit.

Berawal dari Perselisihan Saluran Air
Kanit Reskrim Polsek Semen Aiptu Fredy Kurnia menjelaskan, insiden bermula dari persoalan pembangunan saluran air dan akses jalan yang melewati sisi rumah terlapor hingga mengenai bagian pondasi rumah.

“Awalnya ada persoalan terkait pembuatan saluran air dan jalan. Terlapor sempat menegur karena pekerjaan tersebut mengenai pondasi rumahnya,” ujar Aiptu Fredy.

Namun, persoalan itu berkembang menjadi konflik yang lebih serius. Terlapor berinisial MY (37) mengaku curiga anak balitanya yang berusia 14 bulan kerap menangis tidak wajar setiap hari. Ia kemudian beranggapan kondisi tersebut disebabkan oleh perbuatan gaib atau santet yang diduga dilakukan oleh salah seorang warga.

Emosi Memuncak, Ambil Sabit dari Dapur
Dengan diliputi emosi, MY mendatangi rumah saksi yang dicurigainya. Saat terjadi adu mulut, korban Sus disebut berusaha membela saksi tersebut.

Ibu terlapor sempat mencoba melerai pertengkaran. Namun MY justru kembali ke rumah mengambil sebilah sabit yang berada di dapur, lalu mendatangi lokasi pertikaian.

Dalam perjalanan menuju rumah saksi, pelaku bertemu dengan korban Sus. Ia diduga menendang korban terlebih dahulu sebelum mengayunkan sabit hingga mengenai kepala korban.

Putri korban, Nu, yang berusaha menyelamatkan diri juga terkena sabetan senjata tajam pada bagian tangan sebelum akhirnya berlari keluar rumah meminta pertolongan warga.

Warga Amankan Pelaku
Teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar. Seorang sopir berinisial Hen, perangkat desa berinisial Bay, bersama warga lainnya segera datang ke lokasi.

Mereka berhasil mengamankan pelaku sebelum membawa kedua korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk mendapatkan penanganan medis.

“Dua korban mengalami luka bacok. Korban Sus mengalami luka di bagian kepala, sedangkan korban Nu mengalami luka bacok pada tangan,” terang Aiptu Fredy.

Polisi Amankan Barang Bukti
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah sabit yang masih terdapat bercak darah, pakaian korban yang berlumuran darah, sampel darah, serta hasil visum et repertum.
Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan guna melengkapi proses penyidikan.

Saat ini, terlapor MY, warga Desa Pagung, Kecamatan Semen, telah diamankan oleh pihak kepolisian. Polisi masih terus mendalami kasus tersebut untuk proses hukum lebih lanjut.(Nang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed