oleh

72 Pemain Ikuti Seleksi Inter Kediri, Target Tembus Putaran Nasional Liga 4

Inter Kediri mulai memburu pemain berkualitas untuk membangun skuad Liga 4 regional Jawa Timur. Dari seleksi di Lapangan Ngronggo, tim akan memilih sekitar 25 pemain dengan mengutamakan teknik, kerja keras, dan potensi pemain muda.

Kediri,WartaPanjalu.com — Sebanyak 72 pemain ambil bagian dalam seleksi terbuka Inter Kediri di Lapangan Ngronggo, Kota Kediri, Sabtu (17/10). Mereka datang dengan satu harapan: mendapat kesempatan memperkuat tim berjuluk Inter Kediri dalam kompetisi Liga 4 regional Jawa Timur.

Seleksi ini tak hanya diikuti pemain lokal. Sejumlah peserta datang dari berbagai daerah, mulai Surabaya dan Pacitan di Jawa Timur hingga Tegal dan Karanganyar di Jawa Tengah.

CEO Inter Kediri, Tomi Ari Wibowo, mengaku antusias melihat tingginya minat pemain yang mengikuti seleksi. Menurutnya, mayoritas peserta memang berasal dari Kediri, tetapi kehadiran pemain dari luar daerah menunjukkan seleksi ini mendapat perhatian luas.

“Alhamdulillah luar biasa, hari ini sudah 72 pemain yang absen. Rata-rata dari Kediri, tapi ada juga dari Surabaya dan Pacitan,” kata Tomi.

Seleksi tersebut menjadi langkah awal Inter Kediri dalam membentuk tim yang siap bersaing di Liga 4 regional Jawa Timur. Manajemen memasang target membawa tim setidaknya menembus putaran nasional, sebelum membidik peluang promosi ke Liga 3.

“Target awal kami lolos nasional dulu. Nanti kita susun lagi untuk bisa promosi ke Liga tiga,” ujarnya.

Di lapangan, para peserta mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan masing-masing di hadapan tim pelatih. Pelatih Inter Kediri, Alfiat, mengatakan proses seleksi berlangsung lancar. Para pemain juga dinilai tampil maksimal untuk merebut tempat di skuad.

“Anak-anak maksimal. Saya berharap dari seleksi ini kita mendapatkan pemain yang berkualitas untuk persiapan Liga 4 regional Jawa Timur,” kata Alfiat.

Dari puluhan peserta, Inter Kediri berencana merekrut sekitar 25 pemain. Namun, bukan sekadar jumlah atau nama besar yang menjadi pertimbangan. Tim pelatih akan menilai kemampuan teknik, kemauan bekerja keras, serta kesesuaian pemain dengan kebutuhan tim.

“Yang kita cari pemain yang mau bekerja, punya teknik dan mau berjuang. Nanti kebutuhan tim yang menentukan,” tegas Alfiat.

Prioritaskan Pemain Muda

Seleksi juga mengacu pada regulasi terbaru Asprov PSSI Jawa Timur terkait batasan usia pemain. Pemain kelahiran 2006 dan seterusnya masuk kategori usia yang dipersyaratkan, sedangkan pemain kelahiran 2004–2005 masih dapat dipertimbangkan untuk mengisi kuota senior.

Alfiat menyambut positif ketentuan tersebut karena memberi ruang bagi pemain muda untuk menunjukkan potensi sekaligus bersaing mendapatkan tempat di tim.

Inter Kediri akan memaksimalkan pencarian pemain kelahiran 2006. Meski begitu, pemain kelahiran 2004–2005 tetap masuk radar apabila memiliki kualitas yang dinilai mampu memperkuat skuad.

“Regulasi ini bagus sekali. Kita bisa mencari potensi pemain yang benar-benar berkualitas, terutama usia 2006. Untuk 2004–2005 juga kita cari yang kualitasnya bisa mengangkat tim,” pungkasnya.

Dalam seleksi tersebut, Alfiat didampingi asisten pelatih Muslim Habibi. Keduanya mengamati kemampuan para peserta sebagai bagian dari proses penyusunan skuad Inter Kediri untuk menghadapi kompetisi mendatang.(Sum/Her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed