oleh

Masa Depan Pendidikan Kota Kediri: LHKP PDM Gelar Diskusi Publik ‘Kawal Kediri’

Kediri,WartaPanjalu.com — Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri sukses menyelenggarakan kegiatan Sarasehan dan Diskusi Publik bertajuk KAWAL KEDIRI di LEC Kota Kediri pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Mengusung tema “Merencanakan Kemajuan Pendidikan Untuk Kota Kediri Masa Depan”, forum ini mempertemukan berbagai elemen penting untuk berdiskusi bersama.

Acara ini menghadirkan para narasumber dari berbagai latar belakang strategis, yaitu Anggota DPRD Kota Kediri Imam Wihdan Zarkasyi, S.T., M.M., Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Kediri Drs. H. Sony Tataq Setya Suwasono, M.Pd., perwakilan Dewan Pendidikan Kota Kediri Drs. Astocha Wahju Rahardjo, M.Pd., serta Afnan Subagio, SH. dari Forum Komite SD-SMP Kota Kediri.

Menyatukan Visi Antara Legislatif dan Masyarakat
Dalam forum tersebut, Anggota DPRD Kota Kediri, Imam Wihdan Zarkasyi, S.T., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi masukan dari masyarakat.

Menurutnya, Kota Kediri memiliki akar sejarah pendidikan yang kuat dan perlu terus didukung melalui kebijakan serta penganggaran yang berpihak pada kemajuan daerah.

“Kota Kediri lahir dan dibesarkan oleh para pendidik serta memiliki fondasi sejarah pendidikan yang kuat. Oleh karena itu, kita bersama-sama mencari solusi dan masukan agar kota ini bisa tumbuh jauh lebih baik ke depan,” ujar Imam Wihdan.

Pandangan senada juga disampaikan oleh perwakilan Forum Komite SD-SMP Kota Kediri, Afnan Subagio, SH. Ia menilai bahwa kualitas pendidikan di Kota Kediri secara umum sudah sangat bagus dan bahkan menjadi rujukan bagi wilayah-wilayah penyangga di sekitarnya. Kendati demikian, kolaborasi dan peningkatan kualitas yang berkelanjutan tetap diperlukan.

“Pendidikan Kota Kediri sudah bagus, bahkan luar biasa dan menjadi semacam rujukan bagi daerah-daerah sekitar. Namun, kita bersama-sama dituntut untuk bagaimana menjadi lebih baik lagi, terutama dalam hal penyiapan anggaran yang optimal serta kreativitas dan inovasi di dunia pendidikan,” ungkap Afnan.

Menyongsong Pendidikan Masa Depan yang Inklusif
Melalui diskusi publik ini, para pemangku kepentingan, praktisi pendidikan, dan masyarakat berdialog secara terbuka mengenai arah kebijakan pendidikan kedepan.

Sinergi antara pemerintah, legislatif, komite sekolah, dan masyarakat dipandang sebagai kunci utama untuk memastikan bahwa setiap perencanaan anggaran maupun regulasi dapat dirasakan manfaatnya secara merata oleh seluruh warga Kota Kediri.

Diharapkan, hasil dari sarasehan KAWAL KEDIRI, ini dapat menjadi masukan konstruktif dalam merumuskan kebijakan serta program kerja strategis demi memajukan mutu pendidikan di Kota Kediri secara berkelanjutan.(Sum/Her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed