Kediri,Wartapanjalu.com— Niat mempersiapkan tempat mencari ikan menjelang tradisi peladu berujung maut. Seorang warga dilaporkan hanyut terseret arus Sungai Brantas, Kota Kediri, setelah diduga mengalami kelelahan saat membersihkan area pinggiran sungai. Beruntung, satu rekan korban berhasil selamat setelah bertahan menggunakan pelampung bambu tradisional.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, mengungkapkan bahwa insiden ini bermula dari aktivitas pembersihan sungai yang dilakukan korban dan rekannya. “Satu korban selamat bercerita, mereka sebenarnya sedang membersihkan pinggiran Sungai Brantas untuk persiapan mencari ikan saat peladu nanti. Namun karena kelelahan, korban akhirnya hanyut dan tidak bisa menolong diri sendiri,” jelas Joko, Rabu (6/5/2026).
Operasi SAR Gabungan: Radius 3,5 Kilometer Disisir
Merespons laporan yang masuk sejak pukul 10.30 WIB kemarin, BPBD Kota Kediri langsung menerjunkan tim ke lokasi kejadian (TKP). Setelah koordinasi intensif dengan Basarnas dan BPBD Kabupaten Kediri, operasi pencarian hari ini diperluas dengan strategi matang.
Joko menjelaskan bahwa timnya telah membagi kekuatan menjadi tiga kelompok utama:
Dua Perahu Karet: Fokus menyisir aliran air dari titik awal hingga ke arah hilir.
Satu Tim Darat: Melakukan pemantauan visual melalui jalur darat menggunakan kendaraan taktis (AT).
“Kami memulai penyisiran dari Dermaga Selomangleng (Dermagadilas). Dari titik itu ke TKP berjarak 600 meter, lalu lanjut hingga ke Bendung Gerak Waru Turi sejauh 2,7 kilometer. Total radius yang disisir bolak-balik mencapai 3,5 kilometer,” ungkapnya.
Waspada Bahaya Sungai Brantas Saat Musim Peladu
Tradisi peladu atau penggelontoran air bendungan memang menjadi momen yang ditunggu warga untuk memanen ikan. Namun, peristiwa ini menjadi pengingat keras akan bahaya arus Sungai Brantas yang sulit diprediksi.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan menggunakan alat pelindung diri jika beraktivitas di area sungai. Hingga saat ini, petugas masih terus berupaya melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai dengan harapan korban dapat segera ditemukan.(Nang)


Komentar