oleh

KDMP Gedangsewu Jadi Pusat Penyaluran Bantuan Pangan, Strategi Kades Kenalkan Koperasi ke Warga

Kediri,Wartapanjalu.com– Pemerintah Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri punya cara cerdas mengenalkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) ke warganya. Momen penyaluran Bantuan Pangan Beras (BPB) dimanfaatkan sebagai ajang sosialisasi agar koperasi makin dekat dengan masyarakat.

Penyaluran bantuan untuk 2.172 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) itu dipusatkan langsung di Gedung Koperasi Desa Merah Putih. Langkah ini bukan tanpa alasan. Kepala Desa Gedangsewu, Roeslan Abdulgani, sengaja memilih lokasi tersebut untuk memperkuat peran koperasi menjelang launching gelombang kedua.

Bantuan Dipusatkan di Koperasi, Warga Mulai Terbiasa Datang
“Kami ingin masyarakat terbiasa datang ke Koperasi Desa Merah Putih. Jangan sampai koperasi hanya ramai saat peresmian, tapi setelah itu sepi peminat,” tegas Roeslan, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan warga dalam jumlah besar memang sengaja diarahkan ke lingkungan koperasi. Tujuannya jelas, agar masyarakat tidak hanya tahu nama, tapi juga merasakan langsung manfaat dan fungsi KDMP sejak dini.

Penyaluran bantuan sendiri dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama pada Senin lalu menyasar 1.046 warga. Sementara tahap kedua yang digelar hari ini, Rabu (10/6/2026), disalurkan kepada 1.126 warga. Jika ditotal, penerima manfaat mencapai 2.172 orang.

Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
Dalam program BPB kali ini, setiap KPM menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pangan selama dua bulan ke depan.

Roeslan menyebut, ramainya warga yang datang menjadi bukti bahwa fasilitas KDMP siap menjadi pusat pelayanan masyarakat. Ia optimistis, ke depan koperasi tidak hanya berhenti di urusan administrasi saja.

“Koperasi Desa Merah Putih harus jadi rumah bersama. Dari sini, kegiatan ekonomi, pelayanan, sampai pemberdayaan warga bisa jalan bareng,” jelasnya.

KDMP Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Lebih jauh, Roeslan berharap kehadiran KDMP bisa membuka peluang usaha baru bagi warga. Dengan begitu, ekonomi kerakyatan di Desa Gedangsewu akan semakin kuat dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Ia juga berpesan kepada seluruh penerima agar bantuan yang diterima benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga, bukan untuk diperjualbelikan kembali.

Selama proses penyaluran, kegiatan berjalan aman dan tertib. Aparat dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa turut mendampingi langsung di lokasi untuk memastikan semuanya lancar.

Langkah Awal Sebelum Launching Gelombang Kedua
Penyaluran bantuan pangan ini sekaligus jadi pemanasan bagi KDMP Gedangsewu sebelum resmi diluncurkan pada gelombang kedua. Dengan melibatkan ribuan warga, koperasi mulai dihidupkan sebagai pusat kegiatan masyarakat.

Strategi “jemput bola” yang dilakukan Kades Roeslan ini dinilai efektif. Warga tidak hanya pulang membawa bantuan, tapi juga pulang dengan pemahaman baru: bahwa mereka punya koperasi desa yang siap melayani dan menggerakkan ekonomi bersama.(Nang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *