oleh

Peluru Nyasar Di Pagu, Suami Nyaris Jadi Korban!

Kediri ,Wartapanjalu.com–Suasana pagi yang tenang di Desa Semen, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mendadak berubah mencekam pada Senin (11/5/2026). Sebuah insiden misterius terjadi ketika kaca depan sebuah rumah warga pecah secara tiba-tiba, diduga akibat hantaman proyektil atau peluru nyasar dari senapan angin.

 

Peristiwa yang memicu kepanikan warga tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, pemilik rumah, Umi Kiptiah, tengah beraktivitas seperti biasa di dalam huniannya sebelum suara dentuman keras memecah keheningan.

 

Detik-detik Menegangkan: Suami Pemilik Rumah Hampir Celaka

Kesaksian keluarga korban menambahkan elemen menegangkan dalam insiden ini. Nunsi, anak dari Umi Kiptiah, menuturkan bahwa peristiwa itu terjadi hanya berselang beberapa detik setelah suaminya melintas di depan pintu rumah untuk berangkat bekerja.

 

“Suami saya baru lewat sekitar tiga sampai empat langkah dari pintu, lalu langsung terdengar suara pecah. Untung sudah lewat,” kata Nunsi saat ditemui di lokasi kejadian, Senin siang.

 

Menurut Nunsi, suara letusan tersebut terdengar sangat keras, mirip dengan tembakan senapan angin, yang langsung diikuti oleh bunyi kaca yang hancur. Serpihan kaca pun berhamburan dan jatuh ke bawah meja tempat keluarganya berada. Awalnya, mereka mengira suara tersebut berasal dari lampu yang meledak, namun kenyataan di lapangan menunjukkan adanya kerusakan fisik yang signifikan.

 

Polisi Selidiki Asal-usul Proyektil

Merespons laporan warga, Polresta Kediri melalui Polsek Pagu segera turun tangan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kapolsek Pagu, AKP Kalis Jaewasono, memastikan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan intensif.

 

“Aparat telah memeriksa bentuk lubang pada kaca dan area sekitar rumah untuk memastikan jenis benda yang mengenai bangunan tersebut,” ungkap pihak kepolisian.

 

Hingga berita ini diturunkan, benda yang diduga sebagai proyektil belum ditemukan di lokasi. Namun, polisi mencurigai adanya bekas benturan lain pada bagian tembok rumah, yang menguatkan dugaan bahwa ada objek berkecepatan tinggi yang menghantam properti warga.

 

Nunsi menambahkan, jika penyebabnya adalah lemparan batu, seharusnya material batu tersebut tertinggal di sekitar lokasi. “Kalau batu pasti ada batunya di sekitar sini. Polisi tadi juga melihat bentuk lubangnya,” jelasnya.

 

Warga Resah, Dugaan Sementara Arah ke Pemburu Liar

Insiden ini menimbulkan keresahan di kalangan warga Desa Semen. Ketakutan akan keselamatan jiwa menjadi prioritas utama, mengingat peluru nyasar bisa berakibat fatal jika mengenai orang.

Dari hasil penelusuran awal di lapangan, warga menyebutkan bahwa di lingkungan tersebut terdapat beberapa individu yang memiliki senapan angin yang kerap digunakan untuk berburu burung. Hal ini menjadi salah satu fokus penyelidikan polisi untuk melacak sumber tembakan.

“Kadang memang ada yang berburu burung pakai senapan angin,” tambah Nunsi, menggambarkan kondisi sosial di sekitarnya.

Polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pemilik rumah dan Ketua RT setempat, untuk menyusun kronologi lengkap dan mengarah pada identifikasi pelaku. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan kooperatif selama proses penyelidikan berlangsung, serta melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas penggunaan senjata angin yang membahayakan keselamatan umum.(Nang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed