oleh

Presiden Prabowo: Koperasi Merah Putih Harus Putus Rantai Distribusi yang Merugikan Petani

Kediri, Wartapanjalu.com– Koperasi Merah Putih harus menjadi pusat kegiatan ekonomi desa yang modern dan mampu memutus rantai distribusi yang merugikan petani, nelayan, serta pelaku UMKM,” tegas Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara daring, Sabtu (16/05/2026).

Arahan krusial dari Kepala Negara tersebut disimak langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0809/Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, S.Sos., M.A.P., yang menghadiri jalannya peresmian secara virtual dari KDKMP Desa Sidomulyo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Agenda strategis berskala nasional ini diikuti oleh sekitar 150 peserta dari unsur Forkopimda, OPD, TNI-Polri, hingga jajaran perangkat desa.

Turut hadir mendampingi Dandim di lokasi KDKMP Desa Sidomulyo antara lain Bupati Kediri H. Hanindhito Himawan Pramana, S.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri Dr. Mohamad Solikin, M.AP., Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan, S.H., M.H., serta Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kediri.

Sinergi Lintas Sektor untuk Kemandirian Masyarakat Desa

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa program KDKMP merupakan langkah taktis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa. Program ini sengaja dirancang untuk mengidupkan kembali semangat gotong royong, kolaborasi, dan kemandirian masyarakat di tingkat akar rumput.

Presiden juga menginstruksikan pentingnya dukungan penuh dan sinergi lintas sektor—termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta jajaran TNI dan Polri—dalam memastikan program ini berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran di lapangan.

Target Besar Menuju 81 Ribu Koperasi Desa

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melaporkan perkembangan proyek strategis ini. Hingga Maret 2026, tercatat lebih dari 3.000 unit KDKMP telah selesai dibangun dan siap beroperasi. Target besarnya adalah menyentuh angka 81 ribu koperasi desa dan kelurahan di seluruh penjuru Indonesia.

KDKMP diproyeksikan menjadi pusat layanan ekonomi terpadu bagi warga desa dengan fasilitas yang komprehensif, meliputi:

Gerai sembako modern

Apotek desa

Layanan logistik desa

Cold storage (gudang pendingin hasil bumi)

Tempat penampungan hasil pertanian dan perikanan lokal

80 Titik KDKMP Siap Gerakkan Ekonomi Wilayah Kediri

Khusus untuk wilayah teritorial Kodim 0809/Kediri, saat ini telah berhasil terbentuk sebanyak 80 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di wilayah Kabupaten dan Kota Kediri. Hal tersebut menjadi bukti nyata komitmen kuat kodim bersama pemerintah daerah dalam mempercepat laju pembangunan ekonomi berbasis desa.

Usai mendengarkan arahan Presiden, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi peresmian simbolis melalui penekanan tombol virtual, disusul dengan sesi dialog interaktif bersama sejumlah perwakilan pengurus KDKMP dari berbagai daerah.

Komitmen Kodim Kediri Kawal Ketahanan Pangan

Merespons peluncuran masif ini, Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menyatakan kesiapan total jajarannya untuk mengawal keberhasilan implementasi KDKMP di wilayahnya. TNI siap berkolaborasi demi menjaga stabilitas ekonomi warga.

“Kehadiran KDKMP di wilayah Kediri diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat desa secara nyata, memperkokoh struktur ekonomi kerakyatan, serta menciptakan kemandirian pangan yang solid di tingkat daerah,” pungkas Dandim Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah.(Nang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *