oleh

Cegah Sikap Apolitis, Imam Wihdan Zarkasyi Gandeng KPU dan Bakesbangpol Edukasi 200 Siswa SMA/SMK di Kediri

Kediri,Wartapanjalu.com – Anggota DPRD Kota Kediri sekaligus Ketua Fraksi Partai GOLKAR, Imam Wihdan Zarkasyi, ST, MM, menggelar agenda Sosialisasi Produk Hukum (SPH) di Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Senin (1/6/2026). Langkah strategis ini diambil guna menekan angka apolitisme di kalangan generasi muda sekaligus mencetak generasi pemilih yang cerdas menyongsong pesta demokrasi mendatang.

Agenda penting ini dihadiri oleh sedikitnya 200 siswa-siswi perwakilan dari SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta, yang tersebar di seluruh wilayah Kota Kediri. Guna memberikan pemahaman yang komprehensif, legislator dari Partai Golkar ini menggandeng dua pilar penting sebagai narasumber, yakni Ketua KPU Kota Kediri, Reza Cristian, serta Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Kediri, Miftahur Rozak.

Politik Bukan Hal Tabu: Semua Kebijakan Publik adalah Produk Politik

Sekretaris Bakesbangpol Kota Kediri, Miftahur Rozak, menekankan pentingnya menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap politik sejak dini kepada para pemilih pemula. Menurutnya, kesadaran politik merupakan agenda terbesar dalam menopang keberlangsungan roda pemerintahan di Indonesia.

“Kami dari Bakesbangpol ingin menyampaikan kepada adik-adik pemilih pemula bahwa sangat penting untuk mulai menyenangi dan mencintai politik. Peran politik itu sangat membantu masyarakat dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar Miftahur Rozak di hadapan ratusan pelajar.

Rozak juga mengingatkan para siswa bahwa hampir seluruh struktur kepemimpinan dan kebijakan publik yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan hasil dari proses politik resmi.

“Semuanya adalah bagian dari produk politik. Mulai dari Wali Kota, anggota DPRD tingkat kota maupun provinsi, Gubernur, DPR RI, hingga Presiden. Karena itu, pemilih pemula harus mendalami dan memahami hal ini agar tidak salah arah,” imbuhnya.

Investasi Jangka Panjang KPU Kediri Menuju Pemilu 2029

Di tempat yang sama, Ketua KPU Kota Kediri, Reza Cristian, menjelaskan bahwa sosialisasi produk hukum kali ini sengaja menyasar para pelajar SMA dan SMK yang saat ini rata-rata baru menginjak usia 16 tahun. Meski belum memiliki hak pilih penuh pada saat ini, mereka diproyeksikan akan menjadi motor penggerak atau pemilih baru pada Pemilu tahun 2029 mendatang.

“Hari ini kami memberikan pendidikan dasar terkait kepemiluan kepada adik-adik SMA dan SMK. Baik yang saat ini sudah berusia 16 tahun maupun yang belum, karena merekalah yang nantinya akan menggunakan hak pilihnya secara penuh di tahun 2029,” jelas Reza.

Materi yang disampaikan oleh KPU meliputi pemahaman mendasar mengenai substansi Pemilihan Umum (Pemilu), Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), pengenalan lembaga penyelenggara pemilu, hingga regulasi serta teknis dasar kepemiluan lainnya.

Pemilih Cerdas Lahirkan Pemimpin Berkualitas

Ditemui di sela-sela acara, Anggota DPRD Kota Kediri, Imam Wihdan Zarkasyi, mengungkapkan bahwa tujuan utama dari kolaborasi lintas sektor ini adalah memberikan edukasi politik yang sehat. Ia berharap, intervensi edukasi sejak dini mampu memutus mata rantai sikap apatis (apolitis) di kalangan remaja.

“Kita berusaha memberikan pendidikan politik yang baik untuk rancangan pemilih nanti di 2029. Kita tidak ingin pemilih pemula atau remaja ini bersikap apolitis, karena perjalanan politik suatu daerah adalah bagian dari kerja keras kita semua,” tegas Imam Wihdan.

Ketua Fraksi Golkar ini meyakini, kualitas hasil pemilu dan arah pembangunan ke depan sangat ditentukan oleh sejauh mana tingkat kecerdasan para pemilihnya dalam menentukan pilihan di bilik suara.

“Kalau pemilihnya cerdas, proses pemilihan otomatis akan lebih cerdas, dan hasil-hasilnya tentu bisa jauh lebih baik lagi. Melalui kegiatan ini, kami berkomitmen untuk terus mencerdaskan kelompok-kelompok pemilih pemula di Kota Kediri,” pungkasnya.(Nang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *