Kediri,Wartapanjalu.com— Angin segar berhembus di tubuh manajemen Persik Kediri. Menjelang dimulainya musim kompetisi baru, klub berjuluk Macan Putih ini melakukan penyegaran struktur organisasi sebagai langkah strategis untuk memperkuat fondasi klub. Perubahan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari komitmen serius Persik Kediri untuk bertransformasi menjadi entitas sepak bola yang lebih profesional dan solid.
Dalam reshuffle yang diumumkan secara resmi, terdapat dua perubahan kunci yang menjadi sorotan utama. M Syahid Nur Ichsan, yang sebelumnya dikenal sebagai Manajer Tim, kini dipercaya mengemban tanggung jawab yang lebih luas sebagai Direktur Operasional. Sementara itu, kursi Manajer Tim yang ditinggalkannya diserahkan kepada Rachmad Tri Kuncara, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Manajer.
Transisi Menuju Profesionalisme Klub
Direktur Persik Kediri, Souraiya Farina, menegaskan bahwa perubahan struktur ini dilandasi oleh kebutuhan akan kekuatan organisasi yang lebih kokoh. Menurutnya, setiap posisi baru membawa tantangan tersendiri, namun tujuannya satu: membangun sinergi yang kuat untuk menghadapi dinamika kompetisi ke depan.
“Tugas baru ini bukanlah tugas yang mudah. Masing-masing memiliki tantangan tersendiri, namun tetap dengan tujuan untuk membangun kekuatan yang lebih solid dalam berbagai lini Persik Kediri sebagai sebuah klub. Terutama untuk mengarungi tantangan ke depan,” ungkap Souraiya Farina dalam keterangannya.
Pengangkatan M Syahid Nur Ichsan sebagai Direktur Operasional dinilai sebagai langkah logis mengingat pengalamannya dalam mengelola operasional tim selama ini. Peran barunya diharapkan dapat menjembatani kebutuhan teknis lapangan dengan strategi manajemen klub secara keseluruhan.
Kepercayaan pada Figur Internal
Sementara itu, penunjukan Rachmad Tri Kuncara sebagai Manajer Tim baru merupakan bentuk apresiasi terhadap loyalitas dan pemahaman mendalamnya terhadap kultur Persik Kediri. Rachmad bukan nama baru; ia telah menjadi bagian integral dari perjalanan manajemen klub selama beberapa tahun terakhir.
Souraiya menilai, kedekatan Rachmad dengan visi dan arah pengembangan klub menjadi modal utama. “Rachmad Tri Kuncara telah menjadi bagian dari perjalanan Persik Kediri selama beberapa tahun terakhir. Kami percaya pengalaman dan kemampuan adaptasinya pada tugas baru menjadi modal penting bagi Persik Kediri di musim mendatang,” tambahnya.
Sebagai Manajer Tim, Rachmad diharapkan tidak hanya melanjutkan program-program yang sudah berjalan dengan baik, tetapi juga mampu membawa inovasi-inovasi baru. Tujuannya jelas: meningkatkan prestasi klub, baik dari sisi performa di atas lapangan hijau maupun citra positif di luar lapangan.
Komitmen Jangka Panjang untuk Sepak Bola Kediri
Langkah restrukturisasi ini juga mencerminkan ambisi Persik Kediri untuk terus berkembang secara profesional. Klub ingin memastikan bahwa setiap keputusan manajerial selaras dengan rencana pengembangan jangka panjang, serta mampu memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, suporter, dan sponsor.
“Perubahan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat manajemen Persik Kediri sebagai sebuah klub profesional, serta mendukung berbagai rencana pengembangan yang akan dijalankan Persik Kediri,” pungkas Souraiya Farina.
Dengan struktur manajemen yang lebih segar dan figur-figur yang sudah memahami DNA Macan Putih, Persik Kediri optimis dapat memberikan perlawanan berarti di musim kompetisi mendatang. Para suporter kini menantikan bagaimana kolaborasi antara M Syahid Nur Ichsan di level operasional dan Rachmad Tri Kuncara di level tim dapat membuahkan hasil manis bagi kebanggaan masyarakat Kediri.(*/Nang)


Komentar