oleh

Rail Clinic KAI Daop 7 Madiun Hadir di Stasiun Geneng, Ratusan Warga Dapat Pengobatan Gratis

Ngawi,Wartapanjalu.com – Kepedulian PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terhadap warga di sekitar jalur rel kembali diwujudkan. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), KAI Daop 7 menggelar Bakti Sosial Rail Clinic atau Kereta Kesehatan di Stasiun Geneng, Kabupaten Ngawi.

Kegiatan ini menyasar masyarakat yang tinggal di sepanjang jalur kereta api dan memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan. Sejak pagi, warga tampak antusias mendatangi stasiun untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan gratis.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar bakti sosial, melainkan bentuk nyata komitmen KAI untuk hadir di tengah masyarakat.

“Hari ini Rail Clinic hadir di Stasiun Geneng untuk memberikan pelayanan kesehatan, pengobatan gratis, serta edukasi kesehatan dan keselamatan kepada masyarakat sekitar stasiun. Ini adalah wujud nyata kehadiran KAI di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial,” ujar Tohari.

Kereta Kesehatan yang Menjangkau Pelosok

Tohari menjelaskan, Rail Clinic adalah kereta kesehatan yang dirancang khusus oleh KAI. Keunggulannya, kereta ini mampu menjangkau daerah-daerah yang sulit dilalui kendaraan bermotor dengan memanfaatkan jalur rel.

“Pada kesempatan ini kami membawa fasilitas kesehatan yang lengkap untuk memberikan layanan kesehatan primer kepada masyarakat sekitar Stasiun Geneng,” jelasnya.

Tim medis yang diterjunkan pun bukan tim sembarangan. KAI Daop 7 Madiun melibatkan dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis kandungan (Obgyn), bidan, analis kesehatan, apoteker, hingga tenaga paramedis profesional.

Layanan Lengkap dan Bantuan Sosial untuk Warga
Tak hanya pemeriksaan, warga juga mendapatkan berbagai bantuan sosial. Adapun layanan yang diberikan dalam Rail Clinic di Stasiun Geneng meliputi:
• Pelayanan kesehatan umum dan kesehatan gigi • Layanan kebidanan dengan pemeriksaan USG • Layanan laboratorium mini dan pemeriksaan mata • Pemberian 10 kacamata gratis untuk siswa-siswi sekolah • Bantuan 3 unit kursi roda untuk Desa Tepas, Desa Geneng, dan Desa Tambakromo • Penyuluhan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api • Pemberian 60 paket sembako dari UPZ KAI dan 100 paket Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Edukasi keselamatan di perlintasan dan jalur kereta api juga menjadi materi penting, sebagai upaya preventif untuk menekan angka kecelakaan.

Ratusan Warga Antusias Berobat
Tingginya antusiasme warga terlihat dari jumlah kunjungan pasien. Tercatat total 183 warga memanfaatkan layanan ini.

Rinciannya, Poli Umum 112 orang, Poli Gigi 5 orang, Pemeriksaan Mata 15 orang, Poli Spesialis Obgyn 5 orang, dan Pemeriksaan Laboratorium 46 orang.

Tohari berharap, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan, tetapi juga mempererat hubungan harmonis antara KAI dengan masyarakat di sekitar jalur kereta api.

“Kami berkomitmen untuk terus menjalankan program-program yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat di wilayah kerja Daop 7 Madiun, sehingga perjalanan kereta api senantiasa selamat, aman, dan membawa berkah bagi semua,” tutup Tohari.(Sum/Her)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed