Kediri,Wartapanjalu.com–Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Kediri selalu menghadirkan kehangatan dan kemeriahan tersendiri. Salah satu yang paling dinanti adalah tradisi sebar uang yang rutin digelar di Masjid Wakaf Jamsaren. Berada di tengah lantunan shalawat yang bergema syahdu, puluhan anak hingga remaja berkumpul dengan wajah penuh antusias, siap berebut uang tunai yang dibagikan oleh pengurus masjid.
Suasana riuh penuh keceriaan tak terelakkan saat takmir mulai melempar uang kertas ke udara. Momen berhimpitan dan saling dorong menjadi pemandangan unik yang tidak dipandang sebagai keributan, melainkan wujud kebersamaan serta kegembiraan warga dalam menyambut hari kelahiran Sang Nabi.
Syiar Agama dan Upaya Meramaikan Masjid Sejak Dini
Tradisi yang sudah berlangsung secara turun-temurun ini bukan sekadar ajang bagi-bagi rezeki. Pengurus masjid sengaja merawat tradisi ini sebagai sarana syiar Islam yang ramah anak sekaligus bentuk rasa syukur atas limpahan berkah.
”Kegiatan ini adalah wujud syukur kami sekaligus cara mengenalkan masjid kepada anak-anak sejak dini. Kami ingin mereka merasa senang dan dekat dengan masjid, sehingga tumbuh regenerasi jemaah yang rajin beribadah demi memakmurkan masjid di masa depan,” ujar Mahrus Mahali, Takmir Masjid Wakaf Jamsaren, Senin Malam (24/8/2026).
Keceriaan Anak-Anak dan Rangkaian Peringatan yang Khidmat
Rasa bahagia terpancar jelas dari raut wajah para peserta yang terlibat. Kiki, salah seorang remaja masjid yang ikut dalam tradisi tersebut, mengaku selalu menantikan momen tahunan ini bersama teman-temannya.
”Senang sekali bisa ikut meramaikan. Hari ini dapat sekitar Rp30.000, rencananya mau dipakai buat makan bareng teman-teman,” tutur Kiki sambil tersenyum puas.
Tradisi sebar uang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Maulid Nabi di Masjid Wakaf Jamsaren. Selain acara yang memicu keceriaan anak-anak ini, pengurus juga menggelar pengajian umum dan doa shalawat bersama seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kesakralan dan kekhusyukan momen peringatan.(Sum/Her)







Komentar