KAI mengganti lokomotif di Stasiun Rewulu, Yogyakarta. Perjalanan kembali dilanjutkan setelah penanganan, sementara penumpang diimbau menyesuaikan waktu penjemputan.
Madiun,WartaPanjalu.com – Perjalanan KA 274 Kahuripan relasi Kiaracondong–Blitar mengalami keterlambatan hingga 63 menit pada Senin (26/10/2026). Gangguan lokomotif di Stasiun Rewulu, wilayah operasional Daop 6 Yogyakarta, membuat kereta api tersebut harus berhenti untuk menjalani penanganan.
Gangguan terjadi sekitar pukul 06.15 WIB pada sistem ground power lokomotif CC2030201. Untuk mengatasi masalah tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) segera melakukan penggantian lokomotif agar perjalanan KA Kahuripan dapat kembali dilanjutkan.
Lokomotif CC2030201 kemudian diganti dengan CC2017802 di Stasiun Rewulu. Setelah proses penggantian dan pemeriksaan rangkaian selesai, KA Kahuripan kembali berangkat pada pukul 07.15 WIB dengan keterlambatan awal selama 63 menit.
Berdasarkan pemantauan KAI pada pukul 10.49 WIB, kereta tersebut telah berada di Stasiun Nganjuk dengan keterlambatan yang berkurang menjadi 43 menit.
KA 274 Kahuripan diperkirakan tiba di Stasiun Blitar pada pukul 12.45 WIB, atau sekitar 40 menit lebih lambat dari jadwal normal. Waktu kedatangan tersebut masih berupa estimasi dan dapat berubah mengikuti perkembangan perjalanan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan operasional yang berdampak pada ketepatan waktu perjalanan.
“Kami memohon maaf kepada seluruh pelanggan KA 274 Kahuripan atas keterlambatan perjalanan yang terjadi. Gangguan lokomotif di wilayah Daop 6 Yogyakarta telah ditangani melalui penggantian lokomotif sehingga KA Kahuripan dapat kembali melanjutkan perjalanan menuju Blitar,” ujar Tohari.
Ia menegaskan, keselamatan tetap menjadi prioritas utama KAI dalam menangani setiap gangguan operasional. Koordinasi antardaerah operasi dan petugas terkait dilakukan untuk memastikan perjalanan dapat dilanjutkan dengan aman sekaligus meminimalkan dampak keterlambatan terhadap pelanggan.
Menurut Tohari, KAI memahami bahwa ketepatan waktu menjadi salah satu kebutuhan penting bagi pengguna jasa kereta api. Karena itu, setiap gangguan ditangani dengan tetap mengutamakan keselamatan dan upaya pemulihan perjalanan secepat mungkin.
KAI Daop 7 Madiun juga mengimbau keluarga maupun pihak yang akan menjemput penumpang KA Kahuripan di Stasiun Blitar agar menyesuaikan waktu penjemputan dengan perkiraan kedatangan terbaru, yakni pukul 12.45 WIB.
KAI menyampaikan terima kasih atas pengertian dan kesabaran para pelanggan. Perusahaan menyatakan akan terus meningkatkan keandalan operasional serta kualitas pelayanan agar perjalanan kereta api tetap aman dan nyaman.(Sum/Her)











Komentar