Kediri,Wartapanjalu.com– Wajah baru pusat pemerintahan Kabupaten Kediri segera hadir. Pemerintah Kabupaten Kediri menargetkan rehabilitasi Kantor Pemkab Kediri rampung seluruhnya pada Juni 2026. Jika tak ada kendala, proses “boyongan” alias pindah kantor akan dilakukan dua bulan setelahnya, tepatnya Agustus 2026.
Proyek ini tak hanya soal fisik bangunan yang lebih megah. Rehabilitasi kantor bupati tersebut jadi penanda dimulainya era pelayanan publik yang lebih nyaman di Bumi Panjalu.
Tinggal Tahap Uji Sistem, Fisik Gedung Hampir 100 Persen
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri, Irwan Candra Wahyu Purnama, menyebut progres fisik gedung sudah mendekati garis akhir. Namun, pekerjaan belum bisa dibilang selesai.
“Memang secara fisik kelihatan sudah selesai, tapi di dalam masih ada pengujian-pengujian lainnya terkait kinerja MEP, yaitu mechanical, electrical, plumbing,” jelas Irwan, Selasa, 17 Juni 2026.
Menurutnya, tahap pengujian ini krusial. Seluruh sistem pendukung gedung—mulai dari kelistrikan, lampu, pendingin ruangan, hingga instalasi air—harus dipastikan berfungsi sempurna sebelum dipakai. “Jangan sampai sudah ditempati, AC mati atau listrik bermasalah. Makanya harus tuntas dulu,” tambahnya.
Proyek rehabilitasi Kantor Pemkab Kediri ini digarap satu paket dengan pembangunan Kantor Samsat. Setelah semua pengujian lolos, gedung akan diserahterimakan ke Pemkab Kediri melalui bagian umum selaku pengelola aset.
“Kalau sudah selesai diserahkan baru nanti kita boyongan,” tegas Irwan.
Agustus 2026 Jadi Target Boyongan, Pelayanan Diharapkan Makin Optimal
Pemkab Kediri kini menunggu kepastian jadwal penyelesaian akhir dari pelaksana proyek. Meski begitu, Agustus 2026 dipatok jadi bulan target untuk mulai menempati kantor baru.
“Kalau bisa nanti bulan Agustus sudah ditempatkan, sudah melakukan boyong-memboyong,” harap Irwan Rabu (17/6/2026)
Ia optimistis, rampungnya gedung baru akan langsung berdampak ke aktivitas pemerintahan. Ruang kerja yang lebih representatif diyakini bakal mendongkrak semangat kerja ASN sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan ke masyarakat.
“Harapannya penyelesaian segera, supaya gedung bisa cepat dimanfaatkan untuk mendukung pemerintahan dan pelayanan publik,” ujarnya.
Tak Hanya Kantor, Stadion dan Museum Juga Masuk Agenda 2026
Rehabilitasi kantor bupati bukan satu-satunya proyek besar Dinas Perkim tahun depan. Irwan menyebut, pada 2026 pihaknya juga menyiapkan kelanjutan pembangunan stadion dan museum Kabupaten Kediri.
Hanya saja, kedua proyek tersebut akan dikerjakan bertahap menyesuaikan kekuatan anggaran daerah. “Bertahap, kita lihat kemampuan APBD,” pungkasnya.
Dengan sederet pembangunan ini, wajah infrastruktur layanan publik di Kabupaten Kediri dipastikan bakal makin modern dalam dua tahun ke depan.(Nang)


Komentar